Apa itu tes NIPT?
View
4,221
Mengapa tes ini diperlukan?💡
Tes NIPT (non-invasive prenatal testing) dilakukan untuk mengetahui jika terdapat kelainan kromosom pada janin. Tes NIPT juga lebih spesifik dibanding tes skrining biasa yang dilakukan di trimester pertama dan kedua kehamilan. Selain itu, melalui tes NIPT juga dapat diketahui informasi mengenai jenis kelamin dan rhesus atau Rh janin.
Bagaimana proses tes dilakukan?💉
Tes ini dilakukan jika usia kehamilan ibu telah mencapai 10 minggu. Sampel darah ibu hamil akan diambil dan diuji. Hasil tes biasanya akan keluar sekitar 2 minggu. Apabila hasilnya negatif, risiko rendah, atau normal, hal ini berarti kemungkinan buah hati Anda tidak mengalami kelainan kromosom. Namun, apabila hasil yang keluar adalah positif, risiko tinggi, atau abnormal, kemungkinan bayi Anda mengalami kelainan kromosom.
TMI dari Baby Billy👩⚕️:
Tes NIPT tidak dianjurkan untuk ibu hamil dengan kondisi obesitas, menggunakan obat pengencer darah, hamil kembar, dan yang usia kehamilannya masih belum mencapai 10 minggu.
Berdasarkan Genetics Home Reference, tes NIPT menganalisis informasi genetik yang terdapat di dalam DNA guna mendeteksi adanya kemungkinan kelainan kromosom pada janin. Risiko kelainan kromosom yang bisa dideteksi diantaranya adalah trisomi 21 (down syndrome), trisomi 18 (Edwards syndrome), trisomi 13 (Patau syndrome).

Download Baby Billy app and see more various content

