Komunitas BFF
Barangkali menjadi rezekinya adek
Segala sesuatu yang pertama barangkali menjadi #kisahtakterlupakan bagi sebagian orang. Termasuk kami. Dulu kami memutuskan untuk promil di tengah keterbatasan pengantin baru, meyakini bahwa akan ada Rezki bagi kami selagi kami mau mengusahakan. Alhamdulillah 3 bulan setelah menikah, garis 2 yang di tunggu² muncul. Seperti pertama kali mendapatkan hadiah, tangan rasanya gemetar, pikiran terus bertanya, hati meyakinkan apakah benar adanya. Saat itu suami sedang sakit dan saat tau kabar tersebut rasa haru muncul di diri kami, menangis meluapkan kebahagiaan. Selang sebulan hamil, tanda² morning sicknes muncul, lemas tidak bisa mencium bau menyengat masakan, tidak bisa makan telur dan sumber protein lainnya yang penting untuk janin. Namun saya pribadi mengupayakan makanan tetap masuk agar janin berkembang dengan sempurna. Kadang juga suami kuwalahan di tengah malam karna rasa mual muntah muncul dan ingin makan sesuatu. Sambil menangis saat itu saya mengajak suami mencari makanan. Ah dulu rasanya berat sekali menghadapi hormon tersebut, tapi kini ketika mengingat hanya senyum kebahagiaan karna saya dan suami diberi kesempatan merasakan indahnya masa² itu. 4 bulan lamanya morning sicknes datang bertubi², namun karna sudah terbiasa ya oke oke saja. Sampai di akhir kehamilan hari itu hari kamis, saya sudah merasakan kontraksi palsu yang rasanya wow sekali. Karna saat itu kami belum pisah KK kami memutuskan mengurus terlebih dahulu sebelum lahiran karna menjadi syarat lahiran di RS. Saya tidak bilang ke suami apa yang saya rasakan, karna saya masih ingin jalan² seperti biasanya apalagi saya tidak tega suami ngurus KK sendiri 😅. Saat di jalan saya nyletuk "Yah kalau aku lahirannya besok gimana" "ya gpp, bismillah aja, apa Uda mulai kerasa?" jawab suami sambil nawarin makanan .. "He.em ini rasanya sudah mulai intens." "Ya Uda bismillah yaa.. anaknya ayah mau keluar ini.." ucapnya sambil mengelus perut buncitku dulu. Berbekal pengetahuan tentang olah nafas, saya mulai mempraktekkan dan it's work. Sampai tengah malam saya tidak bisa tidur sama sekali karna rasanya lebih Wow dari konpal wkwkwk.. datang dan pergi setiap 5 menit sekali. Pikir saya saat itu sudah buka 4 🤣, eh tapi pas pagi ke rumah sakit baru buka 1.. ya Allah masyaallah, sakitnya luar biasa sekali yaaa.. dari dokter saat itu menawarkan untuk induksi karna ada kasus pembukaan 1 bisa sampai seminggu. Akhirnya saya dan suami memutuskan untuk induksi. Tak apa, sakitnya mungkin sama dengan tanpa induksi, mungkin bedanya hanya kecepatan kontraksi.. saat itu pembukaan 1-4 terlewati dengan aman sentosa .. menuju pembukaan 5 ke 7, masyaallah rasanya seperti baru nafas 2 detik sudah kontraksi lagi 😅.. rasanya pingin nangis tapi selalu ingat bahwa saya akan ketemu dengan bayi saya.. saya tetap olah nafas hingga pembukaan 8 terlewati dengan keringat bercucuran.. saat inilah saat dimana sudah merasakan ingin mengejan karna merasa kepala adek sudah di pucuk, tapi dokter bilang jangan dulu, saya nangis dan bilang gimana cara biar ga ngejan karna sudah merasa di pucuk, dan benar saja belum 5 menit pembukaan 8 kepala bayi sudah terlihat, saat itu juga perjuangan saya dan bayi untuk sama² melihat satu sama lain. Lega rasanya saat bayi sudah keluar, tangis suami pecah karna Rasa haru sudah menjadi ayah. Dipeluknya saya, ibunya, ibu saya dan juga Bulik. Orang² yang berjasa di kehidupan kami. Ayah dan ibu telah kami sandang di 8 Desember tahun lalu.. Barangkali kisah kami hanya kisah biasa bagi sebagian orang. Tapi percayalah, kisah ini menjadi #kisahtakterlupakan bagi kami.
Komentar
0
Belum ada komentar. Anda dapat memulai percakapan!
🔥Postingan Terpopuler Saat Ini

Unduh aplikasi Baby Billy dan lihat lebih banyak postingan

