Baby Image

di dalam aplikasi Baby Billy! Lihat lebih banyak artikel

Artikel Trimester Ketiga | Baby Billy

📖 Artikel yang banyak dibaca!

Content Image

Seperti apa sih gerakan janin yang normal?

Rasanya pasti terharu saat pertama kali merasakan pergerakan bayi👶 di dalam kandungan bukan? Selain itu, ibu hamil pastinya penasaran apakah janin di dalam kandungan bergerak dengan normal atau tidak✔️. Simak ciri-ciri gerakan janin yang normal berikut ini!Sesering apa janin bergerak?Janin banyak bergerak saat ibu sedang tidur😴 dan ketika bangun tidur. Sedangkan jika janin sedang tidur, ia tidak akan bergerak. Umumnya bayi tidur di dalam kandungan sekitar 20 hingga 40 menit sampai 90 menit tiap tidurnya.Namun, ibu hamil dapat tidak merasakan pergerakannya ketika ibu sedang kurang memperhatikan karena sibuk beraktivitas. Gerakan janin👶 semakin berkurang karena keterbatasan tempat di rahim ketika usia kehamilan semakin besar. Namun, bukan berarti ia akan berhenti bergerak ya! Bayi yang sehat akan terus bergerak hingga persalinan.Bagaimana gerakan janin yang normal?👩Masa awal kehamilanGerakan janin tidak bisa disamakan harus sama pada tiap bayi. Ada janin yang lebih aktif dibanding yang lainnya. Selain itu, jenis gerakan juga berbeda dan berubah tergantung usia kehamilannya😉. Pada awalnya, ibu akan merasakan tendangan kecil, maupun sensasi seperti kepakan sayap kupu-kupu di dalam rahim.👩‍🦱Saat usia kehamilan semakin besarBerikutnya saat usia kehamilan semakin besar, tendangan bayi akan lebih dirasakan oleh ibu🤰. Ibu hamil akan merasakan siku janin, tusukan yang terasa hingga ke tulang rusuk. Namun gerakan-gerakan ini merupakan pertanda baik bahwa janin tumbuh dengan sehat dan kuat🦴. Apa saja yang harus diperhatikan ibu hamil terkait dengan gerakan janin?Ibu hamil sebaiknya memperhatikan intensitas gerakan, durasi⏲️ gerakan, frekuensi, dan karakter dari gerakan yang dilakukan oleh janin. Seberapa kuat gerakan yang dilakukan, lalu adakah perubahan pada pola pergerakan janin, apakah menjadi lebih cepat ataukah melambat💭, lalu seberapa sering gerakan, dan seberapa lama durasi gerakan apakah lebih lama ataukah lebih cepat dari yang diharapkan.Saat gerakan janin terasa berkurang dibanding biasanya, segeralah berkonsultasi dengan dokter👩‍⚕️ kandungan Anda untuk memastikan kondisi janin. Gerakan janin yang berkurang dapat menjadi pertanda adanya masalah serius yang terjadi pada janin.

Content Image

Perut Terasa Keras!

Perut terasa keras merupakan salah satu gejala yang umum dialami oleh ibu hamil. Terdapat berbagai penyebab yang menyebabkan perut terasa keras saat hamil🤰. Apa saja?Berbagai penyebab perut terasa keras ketika hamil!📌Perkembangan kerangka janinKetika memasuki trimester kedua kehamilan, perut biasanya terasa keras karena perkembangan kerangka🦴 janin. Bayi juga tumbuh lebih besar yang menyebabkan perut terasa berisi dan kencang.✨Kontraksi palsuIbu hamil umumnya akan mulai mengalami kontraksi palsu saat memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan. Kontraksi palsu dapat menyebabkan perut terasa keras.⚡📌Peradangan ligamen bundarLigamen dan otot yang terus meregang di trimester kedua🗓️ menyebabkan perut terasa makin keras. Membesarnya perut bisa mengakibatkan terjadinya peradangan di ligamen bundar yang membuat ibu hamil merasa bagian dalam perutnya terasa sakit.✨SembelitPerubahan hormon yang cepat membuat aliran usus menjadi lambat menyebabkan pembentukan gas yang meningkat yang membuat perut terasa lebih keras. Hal ini juga menyebabkan wanita hamil sering mengalami sembelit.🚽📌Pertanda keguguranDi trimester pertama kehamilan, umumnya perut belum terlalu keras. Tapi, apabila perut terasa keras yang disertai dengan bercak darah, rasa nyeri, akan lebih baik bagi ibu hamil untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan👩‍⚕️ untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.Tips redakan perut terasa keras ketika hamil!✔️Berganti posisiHindari berada pada posisi yang sama dalam waktu yang lama. Ketika beristirahat🛏️, Anda dapat berbaring miring sambil perut ditopang oleh bantal untuk membantu meredakan rasa sakit. Hindari pula bergerak atau berdiri dengan terlalu cepat.🌊Terhidrasi dengan baikPastikan untuk minum air putih🥛 yang cukup setiap harinya agar tubuh selalu terhidrasi dengan baik. Selain itu, ibu hamil juga bisa mandi dengan air hangat untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman pada perut. Namun, hindari mandi dengan air terlalu panas dalam waktu yang terlalu lama.

Content Image

Bentuk Perut Prediksi Jenis Kelamin Bayi?

Terdapat banyak mitos di masyarakat bahwa bentuk perut ibu hamil dapat memprediksi jenis kelamin bayi👶 di dalam kandungan. Betulkah hal ini?Betulkah mitos tersebut?💭Mitos yang beredar di masyarakatApabila bentuk perut ibu hamil terlihat tinggi dan melebar maka diprediksi ibu hamil mengandung bayi berjenis kelamin perempuan👧🏻. Lalu, apabila bentuk perut ibu hamil terlihat bulat dan gantung maka diprediksi jenis kelamin janinnya adalah laki-laki.🤔Betulkah mitos yang beredar tersebut?Mitos mengenai bentuk perut dapat memprediksi jenis kelamin janin tidaklah benar. Hal ini karena posisi dan ukuran janin memengaruhi bentuk perut ibu hamil. Selain itu, berat⚖️ dan tinggi badan ibu hamil sebelum mengandung, dan bentuk tubuh ibu hamil juga turut memengaruhi bentuk perut saat hamil.Apa saja bentuk perut ibu hamil?📌Perut gantungOtot-otot dan ligamen yang menyokong rahim biasanya akan melemah dan meregang di kehamilan kedua atau ketiga. Hal ini menyebabkan bentuk perut menjadi lebih rendah.🤓👇Perut turunJika kali ini bukan kehamilan pertama, maka bentuk perut ibu hamil bisa terlihat turun ke bawah. Hal ini disebabkan karena otot perut ibu sudah mulai kendur yang membuat janin menjadi semakin turun. Namun, bentuk perut ibu hamil juga akan berubah menjadi turun saat usia kehamilan 35 minggu📅. Hal ini karena kepala janin telah mengarah ke arah panggul.⚽Perut bulatDi kehamilan pertama, sebagian besar perut ibu hamil berbentuk bulat seperti buah semangka🍉. Tetapi, posisi janin dan pertambahan usia janin dapat menyebabkan bentuk perut akan berubah.✍🏻Perut tinggiOtot perut yang kuat menyebabkan ibu hamil mempunyai bentuk perut yang tinggi📏. Hal ini dapat membuat perut ibu hamil menjadi terlihat lebih menjulang naik.🌺Perut melebarSaat posisi janin melintang, bukan kepala menghadap atas atau bawah, hal ini dapat membuat bentuk perut ibu hamil menjadi melebar. Anda sebaiknya waspada jika posisi ini terjadi saat mendekati waktu persalinan🏥 karena kepala janin harusnya berada di bawah.

Content Image

Apa saja tanda-tanda akan melahirkan?

Ibu hamil khususnya yang baru pertama kali hamil pasti akan bertanya-tanya bagaimana mengetahui kapan saat untuk melahirkan telah dekat atau belum🗓️. Apa saja tanda-tandanya dan bagaimana rasanya. Simak bahasannya berikut ini!Tanda-tanda yang berhubungan dengan bayi dan rahim✔️Pembesaran rahimDalam hitungan hari atau minggu sebelum persalinan, leher rahim ibu hamil akan melebar. Biasanya dokter👩‍⚕️ akan melakukan pemeriksaan internal untuk memperkirakan berapa lama lagi sampai persalinan akan terjadi.✨Hilangnya sumbat lendirTanda berikutnya adalah hilangnya sumbat lendir. Sumbat lendir yang menutup rahim dari luar akan menghilang semakin dekat waktu melahirkan🛏️.🌊Air ketuban yang pecahKetika air ketuban ibu hamil sudah pecah, artinya ibu hamil harus segera dibawa ke rumah sakit🏥. Namun, tidak semua ibu hamil mengalami air ketuban pecah.⚡Mengalami kontraksi yang semakin aktifTerdapat cara membedakan kontraksi palsu atau kontraksi persalinan. Kontraksi palsu biasanya akan sering hilang, sedangkan kontraksi persalinan tidak akan hilang meskipun ibu hamil🤰 telah mengubah-ubah posisi.Tanda-tanda lainnya😞Nyeri punggung yang semakin seringNyeri atau kram semakin sering terjadi di punggung bawah dan biasanya mencapai selangkangan. Hal ini diakibatkan persendian dan otot yang meregang untuk persiapan persalinan🤱.😴Susah untuk tidurSusah tidur juga merupakan salah satu tanda ibu akan melahirkan. Ibu menjadi sulit tidur🛏️ karena kandung kemih yang tertekan dan perut yang semakin membesar.

Content Image

Dapatkan List Daftar Persiapan Menyambut Kedatangan Si Kecil!

Baby Billy membuatkan daftar lengkap📝 apa saja yang harus dipersiapkan untuk menyambut kedatangan si buah hati dan barang apa saja yang dibutuhkan saat membesarkan anak!💡Seperti apa daftar lengkapnya?Edisi Tas Rumah SakitDibagi menjadi 4 kategori list!Daftar persiapan dari Baby Billy dibagi menjadi 4 kategori atau edisi untuk memudahkan Mama dan Papa!1️⃣Tas Rumah Sakit2️⃣Persiapan Bayi3️⃣Persiapan Mama4️⃣Tidak Usah Beli Dulu Tidak ApaLebih nyaman, kan karena sudah dikategorikan sesuai kondisi dan situasinya?😎Daftar yang mudah dipahami!Selain daftar, juga terdapat penjelasan dibawah masing-masing barang. Mengapa barang itu diperlukan🙋, mengapa vitamin tersebut penting, hingga tips saat membelinya.Dapatkan dengan mengunduhnya disini!Anda dapat mendapatkan daftar selengkapnya dengan mengklik tombol dibawah ini. File tersedia dalam bentuk PDF sehingga Anda juga dapat mencetaknya!🥰 Dapatkan Daftar Selengkapnya Disini!

👉 Daftar Artikel Trimester Ketiga

Content Image

Mencegah & Mengatasi Sungsang!

Pastinya Anda pernah mendengar istilah posisi bayi sungsang. Bagaimana cara mencegah agar posisi bayi di kandungan tidak sungsang? Namun, jika sudah terlanjur sungsang, bagaimana cara mengatasinya?🤔Tips mencegah posisi bayi sungsang☘️Menghindari stresMenghindari stres ketika hamil dapat mencegah gangguan pada janin. Usahakan untuk selalu berpikir positif saat hamil.🤰✔️Posisi sujudPosisi sujud baik untuk mencegah bayi sungsang. Anda sebaiknya melakukan posisi ini dengan rutin, paling tidak 2 kali sehari saat pagi dan sore hari.👩✨Senam hamilMelakukan senam hamil bisa mencegah posisi bayi agar tidak sungsang. Anda dapat melakukan senam kolam atau yoga.🧘🏻‍♀️🎵Mendengar musikMemperdengarkan musik pada janin dapat mencegah posisi janin tidak sungsang. Musik dengan alunan nada lembut juga dapat membantu agar perkembangan janin👶 tetap berjalan dengan lancar.Cara mengatasi posisi sungsang☀️Menggunakan cahayaAnda dapat menggunakan cahaya untuk mengatasi posisi bayi sungsang di dalam kandungan. Anda hanya perlu mengarahkan cahaya dari senter ke perut, ke arah bagian kepala bayi. Lalu gerakkan cahaya ke arah jalan lahir agar menarik janin untuk mengikuti arah cahaya tersebut.😊💭Terapi hipnosisTerapi hipnosis menggunakan metode sugesti alam bawah sadar. Terapi dapat dilakukan di usia kehamilan minggu ke-37 hingga 40📅. Metode ini dapat membantu membuat posisi bayi diubah menjadi ke bawah rahim.🏥Cara external versionExternal version dilakukan oleh dokter dengan memanipulasi janin dengan tangan melalui bagian luar perut ibu hamil. Metode ini hanya boleh dilakukan oleh dokter kandungan👩‍⚕️ dan bantuan asisten pada usia kehamilan 36-38 minggu.

Content Image

Bumil Sering Kaget saat Tidur? Kenapa ya?

Beberapa perubahan memang sering terjadi pada wanita hamil, tetapi penting untuk memahami perbedaan antara kondisi yang normal dan yang tidak normal selama kehamilan. Hal ini membantu dalam mendeteksi risiko potensial pada kehamilan lebih awal untuk dapat segera ditangani. Salah satu kondisi yang mungkin terjadi pada ibu hamil adalah terbangun dengan sensasi kaget🫨 saat tidur, di mana beberapa ibu hamil mungkin menganggapnya sepele sementara yang lain mungkin mengkhawatirkannya.Sering kaget saat tidur selama kehamilan🤔Wajarkah ibu hamil sering terkaget dalam tidur?Sering terbangun dengan sensasi kaget saat tidur sebenarnya bukanlah hal yang biasa terjadi pada ibu hamil, baik pada usia kehamilan🤰 berapapun. Kondisi ini dianggap tidak normal dan bisa menjadi tanda adanya gangguan yang memerlukan diagnosis dan penanganan medis lebih lanjut oleh dokter.👨‍⚕️Penjelasan medis terkait kondisi ibu hamil yang sering terkaget dalam tidurSecara medis, kondisi ini dikenal sebagai mioklonus, yaitu kontraksi otot secara tiba-tiba yang jika terjadi dengan frekuensi yang tinggi dapat menimbulkan masalah kesehatan selama kehamilan. Namun, jika yang terjadi hanya cegukan sebelum tidur, hal tersebut dianggap normal👌.Faktor-faktor yang membuat ibu hamil rentan alami kaget saat tidur😷Memiliki penyakit tertentuTerkaget saat tidur juga dapat menjadi gejala dari penyakit tertentu yang dialami oleh ibu hamil, seperti radang otak, penyakit penyimpanan lemak, dan Ceutzfeldt-Jakob, yang memerlukan penanganan medis🏥 lebih serius.💗Alami gagal organKondisi yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil ketika sering mengalami sensasi kaget saat tidur adalah potensi kegagalan organ seperti hati, ginjal, dan sistem pernapasan. Hal ini disebabkan oleh fungsi organ yang tidak optimal, yang kemudian dapat memicu terjadinya sensasi kaget saat tidur💤.😴Kurang istirahat Kehamilan dapat memengaruhi kondisi fisik wanita yang sering kali membuatnya lebih rentan terhadap rasa lelah karena perubahan fisik dan hormonal. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk mendapatkan istirahat yang cukup karena kekurangan istirahat dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, salah satunya adalah sering terbangun dengan sensasi kaget saat tidur🛌.💦Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuhSalah satu faktor lain yang dapat menyebabkan ibu hamil sering terbangun dengan sensasi kaget saat tidur adalah kemungkinan terjadi ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Hal ini merupakan kondisi ringan yang dapat diatasi dengan segera melalui konsumsi air putih🥛 yang cukup dan makanan yang mengandung elektrolit.

Content Image

Bumil Terkentut-Kentut?

Bagi wanita yang sedang hamil, salah satu tandanya yakni menjadi sering kentut💨. Tentu saja hal ini normal terjadi, namun frekuensi kentut saat hamil lebih sering terjadi. Hal ini dapat membuat malu maupun tidak nyaman. Kenapa demikian? Apakah ada cara menanganinya? Berikut penjelasannya.Mengapa terkentut-kentut saat hamil?✨Peningkatan hormonSaat hamil, jumlah hormon progesteron pada ibu hamil akan meningkat. Peningkatan hormon ini menyebabkan proses pencernaan melambat karena otot💪 pada tubuh menjadi rileks. Jika proses pencernaan melambat, maka gas akan tertumpuk dan menjadi kentut, sendawa, dan kembung.💊Mengonsumsi suplemen hamilIbu hamil biasanya mengonsumsi suplemen hamil untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh demi kesehatan bayi dan ibu. Suplemen yang memiliki kandungan zat besi🧲 yang tinggi dapat meningkatkan risiko sembelit bagi ibu hamil. Pengumpulan gas akibat sembelit inilah yang menyebabkan ibu hamil terkentut-kentut.🤰🏻Perut ibu hamil yang membesarSudah tidak aneh lagi jika perut ibu membesar saat hamil. Ini disebabkan karena rahim di dalam perut membesar. Rahim yang menjadi besar akan mengakibatkan rongga perut tertekan. Hal ini akan memperlambat pencernaan dan menghasilkan tumpukan gas. Akibatnya, ibu hamil akan lebih sering kentut daripada saat tidak hamil.Bagaimana cara mengatasinya?⚖️Mengontrol berat badanHamil bukan berarti bisa makan sepuasnya dan tidak mengontrol berat badan. Ibu hamil justru harus mengontrol berat badan yang sesuai dengan kondisi kehamilan agar tidak terjadi lonjakan berat badan. Jika berat badan naik, maka salah satu risikonya yakni menjadi sering kentut karena saluran pencernaan yang tertekan.🧘🏻‍♀️Hidup sehat dengan olahragaOlahraga memiliki banyak sekali manfaat untuk ibu hamil, salah satunya untuk mencegah kentut yang sering terjadi saat hamil. Pastikan untuk melakukan olahraga yang aman bagi janin dan ibu hamil, seperti berenang🏊🏻‍♀️ atau yoga.🍽️Mengonsumsi makanan dengan tepatIbu hamil disarankan untuk tidak makan dalam porsi besar sekali makan, namun makan dengan porsi kecil tetapi sering. Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur juga baik untuk mencegah sering kentut. Pastikan juga minum air putih yang cukup. Batasi mengonsumsi kacang, gorengan, kentang 🥔, dan makanan lain pemicu gas pada usus.

Content Image

Genangan Darah di Plasenta

Banyak perubahan yang terjadi selama masa kehamilan. Dokter juga dapat menemukan kolam darah di plasenta yang disebut dengan placental lake✨ ketika ibu hamil sedang melakukan pemeriksaan rutin. Mengapa genangan darah ini bisa terjadi? Apakah berbahaya?Mengenal lebih dalam Placental Lake🌊Placental Lake? Apa itu?Placental lake merupakan kolam atau genangan darah yang ditemukan pada permukaan plasenta atau di dalam plasenta. Saat proses pemindaian dengan USG, kolam darah akan terlihat sebagai massa hitam besar yang terletak di bagian depan serviks rahim yang posisinya berada di atas janin👶 berada.🙋Hal apa yang menyebabkan terjadinya Placental Lake?Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti dari terjadinya placental lake. Untuk mengetahui apakah ibu hamil mengalami placental lake atau tidak, hanya bisa dilakukan dengan pemeriksaan USG🏥.Apakah Placental Lake berbahaya?❓Berbahayakah Placental Lake?Anda biasanya tidak perlu terlalu mengkhawatirkan placental lake. Namun, hal ini dapat memengaruhi ukuran dari janin. Serta, apabila placental lake terdeteksi pada trimester kedua, maka dokter👩‍⚕️ biasanya akan melakukan pemeriksaan yang ketat dengan tujuan memastikan berat bayi normal.⚡Risiko yang perlu diwaspadaiAnda perlu memerhatikan risiko seperti placental lake yang lebih besar dibanding biasanya dan menempati lebih dari 10 sampai 15 persen ruang di dalam plasenta. Walaupun jarang terjadi, namun ibu hamil🤰 berisiko mengalami plasenta akreta yang diakibatkan oleh beberapa placental lake yang berukuran besar.

Content Image

Depresi Pasca Melahirkan?

Depresi tidak hanya bisa terjadi saat hamil, namun juga bisa dialami setelah melahirkan. Apa saja penyebab, gejala dan cara mengatasinya?🤔Kenali gejala depresi pasca melahirkan!📝Gejala depresi pasca melahirkanBerbagai gejala depresi pasca melahirkan diantaranya adalah frekuensi menangis yang lebih sering, lebih sensitif, cemas, gelisah ingin menjauh dari keluarga, merasa bersalah, sulit tidur, sakit kepala, tidak nafsu makan, tidak bersemangat yang berlangsung dalam waktu yang lama, hingga enggan untuk merawat bayi👶.🙋Hal apa yang menyebabkannya?Terdapat banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya depresi pasca melahirkan. Dari riwayat psikologis, masalah keuangan, perubahan hormon, kesulitan saat memberi ASI🤱, atau memiliki konflik dengan pasangan.Lalu, bagaimana cara mengatasinya?💖Cerita pada orang terdekatCerita pada orang terdekat seperti pasangan, teman dekat, atau anggota keluarga dapat membantu mengatasi depresi pasca melahirkan. Menceritakan segala kekhawatiran atau kecemasan Anda dapat membuat hati Anda merasa lebih lega.😊💑🏽Meminta bantuan pasanganAnda juga dapat meminta bantuan pada pasangan atau anggota keluarga jika Anda merasa kewalahan dalam mengurus bayi Anda. Dukungan dari pasangan dan anggota keluarga🏠 berperan besar dalam membantu mengatasi depresi pasca melahirkan.✔️Menyempatkan diri melakukan hal yang disukaiSibuk merawat bayi yang baru lahir memang membuat Anda sering tidak punya waktu untuk melakukan hal-hal yang biasanya Anda gemari. Namun, usahakan untuk menyempatkan waktu walau sebentar saja untuk melakukan hal yang Anda sukai, misalnya bertemu teman sebentar untuk mengobrol santai, membaca buku📙, atau sekedar beristirahat santai di rumah.📌Berolahraga secara rutinAnda dapat berolahraga rutin walau di rumah saja. Misalnya berjalan kaki di sekitar rumah, atau yoga🧘🏻‍♀️. Tapi, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan olahraga yang tepat bagi kondisi Anda.🏥Berkonsultasi dengan psikolog atau psikiaterBerkonsultasi dengan psikolog atau psikiater mengenai kondisi Anda sangatlah membantu untuk mengatasi depresi pasca melahirkan. Biasanya akan dilakukan sesi konseling dan jika diperlukan dokter akan meresepkan obat antidepresan untuk Anda yang harus diminum di bawah pengawasan dokter👩‍⚕️.

Content Image

Hormon apa saja yang Berubah saat Hamil?

Selama masa kehamilan, tubuh wanita mengalami berbagai perubahan baik secara hormon maupun fisik karena proses perkembangan janin. Penting bagi pasangan untuk memahami perubahan yang terjadi dalam tubuh wanita selama masa kehamilan agar bisa saling memberikan dukungan🙌.Dampak perubahan hormon selama kehamilan terhadap kondisi fisik ibu 👃Indra penciuman menjadi lebih sensitif dan penglihatan menurunSaat wanita sedang hamil, perubahan hormon dalam tubuhnya dapat membuat indra penciumannya menjadi lebih tajam dan lebih peka terhadap berbagai aroma di sekitarnya. Namun, kemampuan penglihatannya cenderung menurun dan kondisi ini dapat diperparah jika wanita mengalami masalah kesehatan seperti preeklamsia atau diabetes gestasional.✨Keputihan merupakan hal yang wajar saat hamilSering mengalami keputihan selama masa kehamilan tidak perlu membuat wanita khawatir😟 karena hal tersebut merupakan reaksi normal dari perubahan hormonal dalam tubuh yang menyebabkan produksi cairan lendir di serviks meningkat. Akan tetapi, harus tetap diwaspadai jika keputihan mengeluarkan bau tidak sedap atau menyebabkan rasa gatal.⚖️Bertambahnya bobot dan nyeri sendi saat hamilSelama masa kehamilan, wanita harus lebih waspada terhadap risiko terjatuh yang meningkat karena perubahan yang terjadi pada tubuh. Perubahan ini dapat menyebabkan melemahnya sendi karena bobot tubuh yang bertambah sehingga lebih berisiko mengalami nyeri😖 dan cedera saat bergerak, apalagi kondisi ligamen ibu hamil juga lebih longgar saat hamil.Hormon yang esensial selama kehamilan🌟Hormon hPLSelama kehamilan, hormon hPL diproduksi oleh plasenta dan memiliki peran krusial dalam mendukung penyaluran nutrisi dari ibu ke janin👶. Selain itu, hormon ini juga berperan dalam merangsang pembentukan ASI sebagai sumber nutrisi yang penting bagi bayi setelah lahir.✨Hormon estrogenHormon estrogen meningkat sejak awal kehamilan untuk mendukung perkembangan janin dan hal ini yang sering menyebabkan rasa mual🤢. Pada trimester kedua, estrogen semakin esensial dalam mengatur nutrisi, mempersiapkan kelenjar susu ibu, dan membentuk sistem pembuluh darah janin. Kadar hormon estrogen mencapai puncaknya di trimester ketiga untuk menjaga perkembangan janin hingga lahir.💫Hormon hCGHormon hCG memiliki peran penting sebagai indikasi terjadinya kehamilan saat terdeteksi dalam darah atau urine. Hormon ini seringkali menyebabkan efek tidak nyaman pada wanita pada tahap awal kehamilannya, seperti pembengkakan payudara dan mual hingga muntah🤮.⭐️Hormon progesteronHormon progesteron berperan penting dalam menjaga kelenturan rahim dan melonggarkan ligamen untuk memfasilitasi masuknya bayi ke bagian panggul. Selain itu, hormon ini juga menjaga organ reproduksi wanita👩 selama kehamilan dengan memicu pembesaran ureter untuk mempertahankan koneksi antara kandung kemih dan ginjal.

Content Image

Jerawat yang Muncul saat Hamil

Sebagian besar perempuan yang sedang hamil mengalami keluhan jerawat☹️ saat hamil. Meskipun jerawat merupakan masalah yang umum, tapi pastinya tetap mengganggu semua perempuan. Mari kita simak penyebab dan cara mencegah serta mengatasi jerawat ketika hamil!Apa saja penyebab munculnya jerawat ketika hamil?⚡Perubahan hormonalPenyebab utama munculnya jerawat saat hamil adalah karena perubahan hormon. Terutama, hormon androgen yang meningkat merupakan penyebabnya. Hormon androgen merangsang kulit sehingga produksi sebum atau minyak🪔 menjadi berlebih.😫Sebum yang berlebihSebum yang berlebih menyebabkan bakteri🦠 menjadi mudah berkembang dengan cepat. Ditambah apabila pori-pori kulit tersumbat, hal ini dapat menyebabkan jerawat lebih mudah muncul.😞Kurang menjaga kebersihanJika Anda jarang mencuci muka dengan benar, hal ini dapat memicu timbulnya jerawat. Khususnya setelah ber-make-up, Anda sebaiknya membersihkan wajah dengan sabun🧼 cuci muka hingga bersih.Tips mencegah dan atasi jerawat saat hamil!👩‍🦱Menjaga kebersihan rambutJika Anda jarang keramas, hal ini dapat menyebabkan minyak rambut yang kotor turun ke wajah. Hal ini menyebabkan munculnya jerawat. Karena itu, rajin mencuci rambut sangat baik untuk mencegah😉 timbulnya jerawat.✔️Mencuci wajah dengan benarRutin mencuci wajah baik untuk mencegah maupun mengatasi jerawat. Namun, pastikan untuk mencuci wajah tidak terlalu sering karena akan membuat kulit menjadi kering. Hindari menggosok wajah terlalu kencang😭 karena dapat menyebabkan iritasi.👩‍⚕️Berkonsultasi dengan dokterPastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin memakai obat💊 jerawat. Karena ada beberapa obat jerawat yang harus dihindari oleh ibu hamil, diantaranya, antibiotik tetracycline, isotretinoin, adapalene.

Content Image

Cokelat... Enaknya

Selama masa kehamilan, sering kali ibu hamil menginginkan camilan atau makanan manis seperti coklat🍫. Namun, apakah konsumsi coklat sebenarnya memiliki dampak positif pada ibu hamil? Atau justru dapat membahayakan janin?Apa saja manfaat cokelat?🩸Menjaga tekanan darah Pada ibu hamil, preeklampsia atau tekanan darah tinggi cukup sering terjadi. Theobromine yang terkandung dalam cokelat memiliki potensi untuk mengatur kembali tekanan darah ke tingkat yang stabil⚖️ dan mengurangi risiko masalah perkembangan pada janin.😊Meminimalisir stress dan bayi menjadi lebih bahagiaMengonsumsi cokelat memiliki kemampuan untuk mengurangi tingkat stres dan memiliki potensi untuk meningkatkan kebahagiaan pada bayi.☝️Sumber antioksidanKandungan antioksidan dan flavonoid dalam cokelat memiliki potensi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan ibu hamil. Selain itu, zat antioksidan juga dapat mengurangi kemungkinan risiko penyakit jantung🫀 pada ibu hamil.💖Memiliki dampak pada perasaan ibu hamilCoklat dapat memberikan efek menengangkan dan rasa nyaman🍃 sehingga dapat menjaga perasaan atau emosi ibu hamil menjadi lebih stabil. Bahaya makan terlalu banyak cokelat👶🏻Memicu risiko bayi terlahir tidak normalKonsumsi coklat dalam jumlah yang berlebihan juga bisa berdampak negatif pada perkembangan janin. Ini disebabkan oleh kandungan kafein dalam coklat yang dapat meningkatkan risiko gangguan☁️ perkembangan pada bayi yang dikandung oleh ibu hamil.🍭DiabetesKandungan gula dalam coklat cenderung tinggi yang apabila terus-menerus dikonsumsi, seiring waktu dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya diabetes. Oleh karena itu, disarankan bagi ibu hamil untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi coklat.Jenis coklat apa yang disarankan untuk ibu hamil?🍪Coklat gelap Coklat hitam atau coklat gelap lebih disarankan untuk ibu hamil karena coklat hitam lebih mengandung gizi yang bermanfaat bagi ibu hamil seperti magnesium, theobromin, antioksidan, zat besi🧲. 🍫Coklat murni Coklat alami tanpa penambahan gula atau pemanis buatan lebih direkomendasikan bagi ibu hamil. Adanya pemanis🍬 dapat berkontribusi pada masalah obesitas dan mengganggu metabolisme, baik pada ibu hamil maupun janin.🍩Hindari coklat olahan Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi coklat olahan karena terdapat kemungkinan bahwa olahan coklat kurang higienis dan berpotensi mengandung bakteri🦠 yang dapat berdampak pada kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin.

Content Image

Mual Muntah Tanda Janin Kuat?

Banyak orang berpendapat bahwa mual🤢 dan muntah yang terjadi di masa kehamilan merupakan pertanda bahwa janin kuat. Namun, benarkah hal ini?Benarkah mual muntah pertanda janin kuat?🤔Benarkah hal tersebut?Mual muntah pertanda janin kuat tidak sepenuhnya benar. Hal ini karena ibu hamil yang jarang atau bahkan tidak mengalami mual muntah🤮 sama sekali belum tentu tidak mempunyai janin yang kuat.🙋Apa saja faktor penyebab ibu hamil mual dan muntah?Terdapat banyak faktor yang membuat ibu hamil mual dan muntah. Peningkatan hormon hCG, estrogen, progesteron merupakan salah satu faktor penyebabnya. Namun, stres secara emosional✨, kehamilan kembar, terlalu lelah juga dapat menjadi penyebab ibu hamil merasa mual dan mengalami muntah-muntah.💭Mual muntah hal yang wajar!Mual dan muntah yang dialami ketika hamil🤰 merupakan hal yang wajar terjadi. Mual muntah saat hamil merupakan respon dari tubuh yang tidak terbiasa dengan produksi hormon yang meningkat.📌Saya tidak mengalami mual muntah?Tidak mengalami mual muntah saat hamil juga tidaklah berbahaya. Hal ini dapat terjadi jika hormon hCG dalam tubuh rendah sehingga ibu hamil tidak merasa mual karena tubuh dapat mentolerasi perubahan hormon dengan baik.😉Tips meredakan mual muntah ketika hamil!☁️Hindari hal berikut ini!Hindari mengonsumsi makanan yang pedas atau berlemak karena bisa memperparah rasa mual. Selain itu, usahakan untuk menghindari bau💨 yang bisa memicu rasa mual muncul, contohnya bau bawang, durian.💡Lakukan hal berikut!Saat merasa mual, konsumsi makanan yang mudah dicerna dan hambar seperti nasi atau pisang. Makan dalam porsi yang kecil namun sering dapat membantu meredakan rasa mual karena mencegah perut kosong. Anda juga dapat mengonsumsi biskuit atau sereal sebelum bangun dari tempat tidur🛏️ di pagi hari untuk mencegah perut terlanjur terlalu kosong.

Content Image

Bahayakah Memakai Celana Jeans saat Hamil?

Kehamilan memberikan berbagai perubahan, salah satunya berpakaian. Celana jeans👖 adalah salah satu celana yang banyak dipakai oleh berbagai kalangan. Nah, apakah boleh memakai celana jeans ketika hamil?Memakai celana jeans ketika hamil dapat menggencet bayi di dalam kandungan?❓Benarkah hal ini?Memakai celana jeans saat hamil tidak akan menggencet bayi👶 di dalam kandungan. Alasannya, karena janin dikelilingi oleh cairan ketuban yang melindungi dari tekanan yang berasal dari luar tubuh.💡Hal yang harus diwaspadaiHal yang harus diwaspadai adalah apabila perut ibu hamil🤰 terhantam dengan sangat keras seperti saat terjatuh atau kecelakaan dengan posisi perut berada di bawah.Efek buruk yang dapat terjadi jika memakai pakaian ketat atau celana jeans saat hamil✨Menghambat aliran darahAliran darah ke seluruh tubuh dapat terhambat apabila memakai pakaian ketat atau celana jeans skinny yang sangat ketat. Sirkulasi darah yang lancar tentunya diperlukan untuk mengirimkan gizi dan oksigen🌬️ pada janin.🦠Infeksi bakteri dan jamurIbu hamil biasanya mengeluarkan cairan vagina yang lebih banyak dibandingkan biasanya. Memakai celana yang terlalu ketat ketika hamil dapat menyebabkan sirkulasi udara menjadi buruk di area vagina. Hal ini dapat memicu bakteri patogen dan jamur🍄 untuk berkembang biak.☀️KegerahanMemakai pakaian👚 atau celana yang terlalu ketat ketika hamil dapat membuat ibu hamil merasa gerah. Suhu tubuh yang terlalu tinggi ketika hamil dapat mengakibatkan hipertemia serta menghambat pertumbuhan janin.⚡Sulit bergerak dengan leluasaMemakai pakaian dan celana yang ketat dengan kondisi perut yang semakin membesar akan membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Ibu hamil menjadi semakin sulit untuk bergerak🚶‍♀️ dengan leluasa.

Village Baby Co., Ltd.

4F, 83 Uisadang-daero, Yeongdeungpo-gu, Seoul, Korea Selatan

Penawaran Kemitraan babybilly.global@villagebaby.kr

|

|

Language

Copyright Baby Billy. All rights reserved.