Apa itu pemeriksaan Kolposkopi?
Dilihat
2,278
Mengapa tes ini diperlukan?💡
Jika ibu hamil mendapatkan hasil pap smear positif, biasanya akan dilakukan pemeriksaan Kolposkopi sebagai pemeriksaan lanjutan. Melalui kolposkop, perubahan sel pada leher rahim yang bisa berubah menjadi kanker dapat ditemukan dengan mudah.
Bagaimana proses tes dilakukan?💉
Sebelum pemeriksaan dilakukan, biasanya ibu hamil akan diminta terlebih dahulu untuk tes darah atau tes urine. Pemeriksaan kolposkopi hanya memakan waktu 15 menit saja. Saat spekulum kolposkopi dimasukkan ke dalam vagina, akan terasa sedikit tidak nyaman dan saat dokter mengambil sampel jaringan dalam serviks akan terasa sedikit kram.
TMI dari Baby Billy👩⚕️:
Pemeriksaan kolposkopi dapat menyebabkan sedikit perdarahan, apalagi apabila biopsi dilakukan. Oleh sebab itu, biasanya pemeriksaan kolposkopi akan ditunda oleh dokter sampai 3 bulan sesudah ibu hamil melahirkan. Tetapi jika ibu mempunyai sel abnormal di leher rahimnya, kemungkinan ibu akan tetap perlu diskrining ketika hamil.
Jenis, lokasi, dan ukuran sel abnormal dapat membantu menentukan area mana yang akan dibiopsi. Kemudian akan didapat informasi mengenai seberapa parah kelainan tersebut dan pengobatan apa yang cocok untuk dilakukan. Daerah pra-kanker tidak akan berkembang menjadi kanker serviks jika diobservasi dan diobati secara dini.

Unduh aplikasi Baby Billy dan lihat lebih banyak artikel menarik lainnya

