Tingkat risiko keguguran sesuai usia kehamilan!
é²èЧ
10,559
Ibu hamilð€° memiliki tingkat risiko keguguran yang terus berubah tiap minggunya. Keguguran merupakan kehilangan janinð¶ yang terjadi sebelum usia kehamilan 20 minggu. Berikut bahasan persentase risiko keguguran yang dilansir dari theAsianparent Indonesia.
Berdasarkan usia kehamilan, sebesar apa tingkat persentase risiko kegugurannya?
âïžUsia kehamilan 3-4 minggu
Pada saat ini, tingkat persentase risiko keguguran adalah sebesar 50-75 persen. Pada saat ini, terjadi implantasi yang merupakan proses menempelnya sel telurð¥ di dinding rahim sesudah haid terakhir.
âšUsia kehamilan 5 minggu
Risiko keguguran pada usia kehamilan saat ini berbeda-beda tergantung dengan kondisi janinð¶ dan ibu. Tingkat persentasenya adalah sebesar 21,3 persen.
ðUsia kehamilan 6-7 minggu
Risiko keguguran saat ini adalah sebesar 5 persen. Saat ini, melalui pemeriksaan, detak jantungâ€ïž janin juga telah dapat dideteksi.
â¹ïžUsia kehamilan 8-13 minggu
Pada usia kehamilan ini, tingkat persentase risiko keguguran semakin turun. Persentase risikoâ¡ keguguran saat ini adalah sebesar 2 hingga 4 persen.
âšUsia kehamilan 14-20 minggu
Di usia kehamilan saat ini, tingkat risiko kegugurannya hanya sekitar 1 persen. Ke depannya, kehamilan akan lebih kuat dan stabil sampai hari perkiraan lahirð€±.
Lalu berdasarkan usia ibu, berapakah tingkat risiko kegugurannya?
Berdasarkan usia ibu, tingkat risiko kegugurannya juga berbeda. Usia 20-30 tahun adalah sekitar 9-17%, usia 35 tahun 20%, 40 tahun 40%, dan 45 tahun adalah 80%. Tetapi, hal lain seperti riwayat medisð¥, pola hidup juga dapat mempengaruhi besar kecilnya persentase tersebut.
Seberapa banyak keguguran terjadi?
Berdasarkan penelitian, pada trimester kedua kehamilan, tepatnya di antara minggu ketiga belas dan sembilan belas, terjadi sekitar 15% keguguran. Keguguran yang terjadi sesudah minggu ke-20 kehamilan tidak dimasukkanâð» ke dalam perhitungan statistik keguguran.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

