Bahaya tidur terlalu lama saat hamil!
é²èЧ
22,674
Ketika hamil, ibu hamil akan merasa lebih mudah lelah sehingga sering mengantukðŽ. Tidur memang baik bagi ibu hamil, namun jika terlalu lama juga berbahaya, lho! Selain berbahaya bagi ibu, juga berbahaya bagi janin.
Hal apa saja yang menyebabkan ibu hamil jadi lebih sering tidur?
ðœBuang air kecil terus menerus saat malam hari
Buang air kecil terus menerus saat ibu hamil sedang tidur di malamð hari juga mengganggu tidurnya, sehingga ibu menjadi mengantuk saat siang hari. Selain itu insomnia yang dialami ibu hamil juga mempengaruhi kualitas tidurnya.
âšPerubahan hormon
Hormon progesteron ibu hamil yang meningkat menyebabkan ibu hamil lebih banyak tidur. Selain itu, kadar gula darah dan tekanan darah ibu hamil yang menurun juga memicu rasa lelahð.
ðPenyakit asam lambung
Kehamilan dapat memicu terjadinya penyakit asam lambung GERDð€®. Hal ini karena tekanan yang lebih banyak di area perut membuat penutupan otot cincin melemah yang menyebabkan makanan yang dikonsumsi kembali ke tenggorokan.
ðеMengalami sindrom kaki gelisah
Mengalami sindrom kaki gelisah ketika hamil juga menyebabkan terganggunya tidurð«. Sindrom kaki gelisah ini disebabkan oleh meningkatnya hormon estrogen atau kekurangan nutrisi tertentu, contohnya asam folat.
Berbagai bahaya tidur terlalu lama ketika hamil!
ðïžRisiko kelahiran prematur
Jika ibu hamil tidur lebih dari 9 jam sehari, dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur. Hal ini disebabkan ketika tidurðïž, aliran darah yang tersalur ke janin mengalami penurunan.
ð¶Bayi lahir mati
Bayi lahir mati juga merupakan salah satu hal yang dapat terjadi jika ibu hamil tidur terlalu lamaâ²ïž. Tekanan darah ibu hamil yang menurun ketika tidur menyebabkan tekanan darah ke janin juga menurun.
âïžKelebihan berat badan
Ibu hamil yang tidur terlalu lama juga dapat mengalami obesitas. Hal ini karena ibu hamil kurang bergerakð¶ââïž sehingga kalori yang dikonsumsi tidak terbakar.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

