Bayi jarang pipisâŠ
é²èЧ
1,842
Umumnya bayi sering pipis hingga bisa pipis enam kali dalam satu hari. Namun, tiba-tiba bayi bisa saja menjadi jarang buang air kecilðœ. Apa penyebab bayi tiba-tiba menjadi jarang pipis?
Hal yang menyebabkan bayi menjadi jarang pipis

Bayi biasanya tergolong jarang buang air kecil apabila frekuensi pipisnya kurang dari 3 kali dalam 1 hari, sama sekali tidak buang air kecil dalam durasi 6 jam, atau jumlah urine kurang dari 1 ml/kg BB/jam. Maka, apabila berat badanâïž bayi adalah 7 kg, bayi harus buang air kecil sebanyak 7 ml tiap jamnya.
âšTerdapat gangguan pada saluran kemih bayi
Apabila bayi mengalami anyang-anyangan, atau sering pipis namun pipis yang keluar hanya sedikit-sedikit, urine berwarna gelap, teksturnya kental, dan mengeluarkan bau tidak sedap, bayi mengalami demamâïž dan lebih rewel dari biasanya maka ini adalah gejala bayi mengalami gangguan pada saluran kemihnya.
ðBayi kekurangan cairan
Bayi yang kekurangan cairan atau dehidrasi merupakan penyebab dari bayi jarang pipis yang paling sering terjadi. Biasanya bayi yang dehidrasi frekuensi buang air kecilnya akan berkurangð yang bisa Anda ketahui dari frekuensi penggantian popok yang berkurang.
â¡Terdapat gangguan pada ginjal bayi
Gangguan pada ginjal bayi dapat disebabkan karena infeksi, faktor genetik, cedera, hingga cacat lahir. Apabila tubuh bayi terlihat membengkak, jarang pipis, kulitnya berwarna pucatð¢, padahal bayi minum dengan cukup, hal ini dapat menjadi pertanda adanya gangguan pada ginjal bayi Anda.
Berikut cara ampuh agar kebutuhan cairan dan nutrisi si kecil terpenuhi!

ð€±Makanan dan ASI
Selain ASI, hindari memberikan bayi makanan dan minuman lain sampai bayi berusia 6 bulan. Pastikan Anda mengonsumsi cukup cairan dan makanan yang bergizi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI Anda. Selain itu, pastikan untuk memberikan bayi ASI eksklusif seseringâ²ïž yang Anda bisa, minimal tiap 1 hingga 2 jam sekali.
ðSuhu dan pakaian bayi yang tepat
Kenakan bayi pakaian yang hangat dan nyaman untuk digunakan. Hindari suhu ruangan yang terlalu panas atau dingin𥶠karena hal ini bisa menyebabkan bayi lebih cepat mengeluarkan cairan dari dalam tubuh.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

