Bolehkah bayi makan tempe?
é²èЧ
1,780
Anda pasti sudah tidak sabar untuk mengenalkan tempe, makanan khas Indonesia pada si kecil. Selain rasanya yang enakð€€, tempe juga memiliki banyak manfaat bagi bayi lho! Simak informasinya berikut ini!
Ketahui hal ini sebelum memberikan tempe pada si kecil!

âšKedelai bersifat goitrogen
Apabila buah hati Anda mempunyai gangguan tiroidâ¹ïž, maka ia tidak direkomendasikan untuk makan tempe. Alasannya, dasar pembuatan tempe yaitu kedelai bersifat goitrogen yang dapat mengganggu fungsi tiroid.
ðšBisa memicu alergi
Apabila bayi Anda mempunyai alergi, maka Anda sebaiknya tidak memberikan tempe sebagai menuð MPASI. Namun, jika nantinya si kecil sudah bertambah usia, Anda dapat mencoba memberikannya panganan tempe tapi dengan porsi yang sedikit terlebih dahulu guna memastikan anak Anda tidak alergi pada tempe.
Berbagai manfaat tempe sebagai menu MPASI bayi

ð¡Mencegah bayi mengalami stunting!
Tempe dapat mencegah bayi mengalami stunting. Stunting merupakan gangguan pertumbuhanð¶âïž anak, yaitu tinggi badan anak yang lebih pendek atau kerdil dari standar usianya. Biasanya hal ini terjadi karena asupan gizi yang kurang dalam waktu yang cukup lama.
âïžMudah untuk dicerna
Tempe yang adalah makanan nabati yang terbuat dari hasil fermentasi kedelai membuatnya mudah dicerna oleh bayi Anda. Proses fermentasi juga membuat tempe mengandung probiotikâïž yang baik untuk pencernaan bayi Anda.
ðMembantu mengencangkan kulit si kecil
Bahan baku tempe yaitu kedelai, mengandung hormon genistein. Hormon ini dapat mendorong produksi kolagen yang berperan dalam mengencangkanð€ kulit.
ðŠŽMenguatkan tulang
Tempe juga dapat menguatkan tulang bayi Anda. Hal ini karena tempe kaya akan kalsium sehingga bisa menjaga tulang bayið¶ Anda padat dan kuat.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

