Si kecil terlalu banyak minum susuâŠ
é²èЧ
1,672
Mungkin ada diantara Anda yang berpikir bahwa tidak apa anak kurang suka makan, yang penting masih mau minum susuðŒ. Namun, tahukah Anda bahwa terlalu banyak minum susu juga dapat menyebabkan berbagai risiko.
Apa saja risiko yang dapat terjadi jika anak terlalu banyak minum susu?

ðœïžPola makan anak yang buruk
Kalori ekstra yang terdapat di dalam susu biasanya akan membuat anak merasa kenyang sehingga tidak ingin makan makanan bernutrisi lainnya. Namun, apabila anak masih mau makan, maka kalori ekstra dari susu akan menimbulkan penambahan berat badanâïž anak yang tidak ideal.
âšAnak mengalami anemia
Susu sapi membuat tubuh sulit untuk menyerap zat besi. Hal ini membuat anak berisiko mengalami anemia atau kekurangan zat besi apabila terlalu banyak minum susu sapi dan tidak cukup makan makanan yang kaya zat besi seperti daging merah𥩠dan sayuran hijau.
ðœAnak mengalami sembelit
Susu memang mengenyangkan, namun tidak mengandung serat. Hal ini membuat balita berisiko mengalami sembelit terutama jika minum lebih dari 500 ml susu tiap harinyað.
Bagaimana mengatasi anak yang kecanduan minum susu?

âïžMengurangi asupan susu dengan bertahap
Anda dapat mengurangi jumlah susu yang diminum oleh si kecil dengan bertahap. Jika biasanya Anda memberikannya satu cangkirð¥ penuh, Anda sekarang dapat memasukkan ¾ atau setengah gelas.
ðŠ Menyeimbangkan mikroflora usus
Terlalu banyak minum susu akan memengaruhi mikrobioma baik dan buruk di dalam usus. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gangguan pencernaan, contohnya diare, kembungðš, sembelit. Karena itu, Anda dapat memberikan makanan dan minuman yang kaya probiotik, contohnya yogurt bebas pewarna dan pemanis buatan untuk menyeimbangkannya.
ð©âïžBerkonsultasi dengan dokter
Anda dapat berkonsultasi dengan dokter apabila si kecil menunjukkan gejala enggan untuk makanð. Pola makan anak sangatlah penting untuk dijaga dengan baik sejak dini.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

