Bahaya jika bayi sering dicium orang
é²èЧ
2,420
Semua orang pastinya gemas melihat bayi yang mungil sehingga seringkali ingin menggendong dan menciumnyað. Namun, hal ini sebenarnya berbahaya karena apabila bayi sering dicium, ia dapat lebih rentan terkena infeksi.
Apa saja penyakit yang dapat menimpa si kecil yang sering dicium?

âšHerpes simpleks
Tanda si kecil mengalami herpes diantaranya demam, lebih rewel, tidak nafsu makan atau menyusuiðŒ. Gusi si kecil juga bengkak dan merah, terdapat benjolan pada leher karena pembengkakan kelenjar getah bening dan muncul lepuhan, luka, dan ruam di bibir dan kulit sekitarnya.
ðInfeksi jamur Candida
Infeksi jamur Candida dapat menyebabkan bayi mengalami sariawan mulut. Jamur ini merupakan mikroorganisme normal yang menumpang hidup pada kulit, mulut, saluran pencernaan orang dewasað¶âïž. Sehingga jika mencium bayi, jamur ini akan berpindah ke dalam mulut bayi.
ðšInfeksi Saluran Pernapasan Akut
Infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA dapat menimpa bayi yang sering dicium. BakteriðŠ atau virus yang menyebabkan ISPA terkandung di air liur yang dapat ditularkan pada bayi ketika bersin, batuk di dekat bayi, dan mencium bayi.
Cegah buah hati terkena penyakit-penyakit tersebut!

ð Minta kerjasama dari anggota keluarga
Apabila terdapat anggota keluarga yang gemar mencium bayi, terutama di dekat mulutð bayi, Anda dapat meminta kerjasama dari anggota keluarga tersebut untuk tidak melakukannya. Sampaikan dengan baik-baik, dan jelaskan alasannya, yaitu untuk menjaga kesehatan si kecil yang sistem kekebalan tubuhnya masih lemah.
ð¡Hindari membawa si kecil ke tempat umum
Hindari membawa bayi ke tempat umum, terutama jika bayið¶ masih berusia di bawah 40 hari. Hal ini karena sangat rentan terjadi penularan penyakit di tempat umum.
ðJangan lupa mencuci tangan
Pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun𧌠sebelum menyentuh bayi. Anda juga dapat menyampaikan hal ini pada kerabat dan teman yang datang untuk menjenguk si kecil.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

