Efek sering membentak anak
é²èЧ
1,905
Mendidik anak pastinya bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan kesabaran. Secara sadar atau tidak sadar, orang tua pastinya pernah menegurð anak dengan nada membentak. Tidak sedikit anak yang tumbuh dengan sering dibentak bahkan dipukul orang tuanya. Hal ini tentunya bukanlah cara komunikasi yang baik dan akan memberi efek buruk bagi anak.
Efek buruk yang dapat dialami anak jika sering dibentak
â¹ïžAnak merasa tidak berharga
Anak yang sering dibentak akan merasa dirinya tidak berharga. Walau mungkin ada orang tua yang merasa bahwa dengan membentak, anak menjadi lebih menghormatinya. Namun, anak juga manusia yang ingin dihargai dan disayangið terutama oleh orang tuanya.
ðAnak kehilangan rasa percaya diri
Bentakan yang diikuti dengan kalimat menghina dan menyakitkan dapat membuat anak kehilangan rasa percaya dirinya. Anak dapat menderita gangguan perilaku, hidup dalam keraguanâïž, kegelisahan, bahkan depresi.
Dampak yang dialami orang tua jika sering membentak anak
ðHubungan orang tua dengan anak menjadi renggang
Terlalu sering membentak anak akan membuat anak merasa tidak dimengerti bahkan oleh orang tuanya sendiri yang merupakan orang terdekatnya. Anak akan merasa tidak disayang, malu, dan sedihð¢.
ðAnak tidak mau mendengarkan orang tua
Ketika orang tua membentak anak, sebenarnya orang tua sedang mengaktifkan bagian otakð§ anak yang berperan dalam perlawanan dan pertahanan. Karena itu, anak akan ketakutan, melawan, dan bisa juga malah kabur.
Solusi agar Anda tidak perlu lagi membentak anak!
ð¬ïžTenangkan diri sebelum membentak
Tarik napas dalam-dalam lalu hembuskan perlahan untuk menenangkan diri Anda jika terpikir ingin membentak si kecilð¶. Ingat penyesalan yang bisa saja Anda dapatkan jika menuruti emosi sesaat.
â²ïžTidak memaksakan menyelesaikan pembicaraan saat itu juga
Jika Anda tidak berhasil untuk menenangkan diri, hindari untuk memaksakan diri menyelesaikan pembicaraan dengan anak saat itu juga. Misalnya, Anda dapat mengatakan bahwa Anda sedang marah besar dan ingin menyetrika pakaianð dulu sambil menenangkan diri Anda. Sesudah itu, Anda bisa melanjutkan kembali pembicaraan dengan anak.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

