Baby Blues saat Hamil!
é²èЧ
6,430
Pernahkah Anda mendengar istilah baby blues? Baby blues merupakan suatu kondisi saat ibu mengalami depresi sesudah melahirkan. Namun sebenarnya, baby bluesð juga dapat dirasakan ibu saat masih hamil.
Gejala baby blues ketika masa kehamilan
ðKeinginan untuk menutup diri
Keinginan untuk menutup diri atau menjauh dari keluarga merupakan salah satu pertanda ibu hamil mengalami baby blues ketika masa kehamilan. Hal ini bisa terjadi dari rasa stres akibat perubahan fisik tubuh, hormon, ataupun omonganð orang sekitar ketika hamil.
ðïžMemiliki pola tidur yang terganggu
Perut yang membesar tentunya akan membuat tubuh terasa kurang nyaman saat hendak tidurðŽ. Kurang tidur atau kualitas tidur yang kurang baik saat hamil dapat menyebabkan munculnya gejala baby blues.
âšMemiliki kecemasan yang berlebihan
Rasa cemas yang berlebih ketika hamilð€° seperti membayangkan proses persalinan pastinya akan sedikit banyak membuat ibu hamil merasa cemas. Kecemasan yang berlebihan yang membuat stres akan membuat gejala awal sindrom baby blues muncul.
Cegah dan atasi baby blues ketika hamil dengan cara berikut!
â²ïžTidur dengan cukup
Usahakan untuk tidur dengan cukup tiap harinyað. Meningkatkan kualitas tidur ketika hamil dapat membantu mengatasi gejala dari baby blues.
ð¡Berolahraga ringan
Anda dapat berolahraga ringan atau sekedar berjalan-jalan santai di sekitar rumahð ketika pagi atau sore hari. Hal ini dapat meningkatkan kadar hormon serotonin yang akan meningkatkan mood Anda.
ðBercerita pada keluarga
Anda dapat menceritakan rasa takut atau cemas yang Anda alami pada suami atau keluarga terdekat Anda. Jika hal ini masih kurang menolong, Anda dapat berkonsultasi dengan psikolog atau psikiaterð©ââïž.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

