Mengapa Wajah Mengernyit saat Makan Asam?
é²èЧ
2,063
Mungkin Anda pernah melihat anak Anda mengernyitkan wajahnya ketika makan atau minum sesuatu yang asamð. Hal ini tidak hanya terjadi pada anak-anak, namun juga pada orang dewasa. Mengapa hal ini bisa terjadi?
Mengenal rasa asam

âšRasa asam
Rasa asam berhubungan dengan banyaknya proton yang terlepas dari dalam mulutð manusia. Walaupun proton tidak benar-benar asam, namun para peneliti menjelaskan, tubuh manusia berevolusi guna mengartikan sifat proton sebagai asam.
ðMengapa manusia memerlukan vitamin C?
Vitamin C berperan dalam menjaga jaringan dan sel tubuh manusia agar tetap berjalan dengan normal. Tanpa vitamin C, manusia dapat menderita penyakit skorbut yang mengancam jiwað.
Lalu, mengapa wajah mengernyit ketika makan sesuatu yang asam?

â¡Respon penolakan
Berdasarkan profesor Paul Breslin dari Departemen Ilmu Nutrisi di Rutgers University, mengeryitkan wajah ketika mengonsumsi sesuatu merupakan suatu respon penolakan dari tubuh manusiað¶âïž. Hal ini menandakan bahwa berarti tubuh mengonsumsi sesuatu yang tidak bisa diterima.
âïžNaluri manusia
Mengeryitkan wajah merupakan naluri manusia untuk tidak mengonsumsi hal yang berbahaya bagi tubuh. Karena itu, mengernyitkan wajah ketika mengonsumsi sesuatu yang asam dapat menjadi pertanda bahwa makanan atau minuman asam tersebut dapat berbahayaâ¹ïž bagi tubuh.
Contoh lain, ketika anak mengonsumsi buah yang belum matang, maka wajah anak akan bereaksi dengan mengernyit saat mengonsumsinya. Begitu juga dengan susuðŒ basi, ketika anak minum susu yang sudah agak basi, maka wajah anakpun akan mengernyit.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

