Infeksi Saluran Kemih saat Hamil
é²èЧ
3,063
Infeksi saluran kemih sering kali dialami oleh wanita yang sedang hamil. Namun, para ibu tidak perlu merasa cemas terhadap situasi ini. Berikut penjelasan mengenai penyebab infeksi saluran kemih dan beberapa saranð praktis untuk mengatasi kondisi ini!
Informasi seputar infeksi saluran kemih
âApa yang dimaksud infeksi saluran kemih?
Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri memasuki saluran kemih melalui uretra yang mengakibatkan infeksiðŠ pada saluran kencing.
ðApakah kondisi ini wajar bagi ibu hamil?
Infeksi saluran kemih pada ibu hamil merupakan kondisi yang sering terjadi karena pertumbuhan rahim yang membesar dan pertambahan beban seiring pertumbuhan janin sehingga aliran urine jadi terhambatâ sehingga bakteri dapat mengumpul dalam saluran kemih.
ð€°Apa efek infeksi saluran kemih pada ibu hamil?
Infeksi saluran kemih dapat mengganggu kesehatan ibu hamil dan juga bayi yang dikandungnya. Peradangan yang terjadi dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan hormon prostaglandin, yang bisa memicu kontraksi intens pada rahim dan berisiko menyebabkan kelahiran prematurð¶ð».
Beberapa tipe infeksi saluran kemih
ðŠ Bakteriuria asimtomatik
Bakteriuria asimtomatik merupakan kondisi di mana bakteri ditemukan dalam urine tanpa adanya gejala yang jelas atau nyeriâ¡ïž saat buang air kecil. Infeksi ini cenderung bisa membaik dengan sendirinya.
âšInfeksi ginjal (Pielonefritis)
Pielonefritis adalah infeksi yang diakibatkan oleh penyebaran bakteri dari saluran kemih ke dalam ginjal. Jenis infeksi ini dianggap seriusâ ïž karena dapat merusak ginjal dan memengaruhi kesehatan ibu hamil serta membahayakan nyawa janin.
ðCystitis
Cystitis adalah tipe infeksi saluran kemih yang paling umum, biasanya dialami wanitað©ð»âðŠ± yang berumur antara 20 hingga 50 tahun dan aktif dalam berhubungan seksual.
Faktor penyebab infeksi saluran kemih
ð©ð»ââ€ïžâðâðšð»Melakukan seks
Aktivitas seksual dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih pada ibu hamil karena saat terjadi penetrasi, bakteri yang berada di sekitar area vagina memiliki peluang lebih besarð untuk berpindah ke uretra.
ð§ŒMembersihkan bagian intim dari arah belakang ke depan
Sering tidak disadari bahwa membersihkan daerah intim dengan menggerakkan tanganð dari arah belakang ke depan bisa memperbesar kemungkinan terjadinya infeksi saluran kemih. Hal ini karena bakteri E. coli umumnya berada di area anus sehingga jika membersihkan dari arah belakang ke depan, bakteri dapat berpindah ke saluran kemih.
âšAdanya perubahan hormon
Perubahan hormon selama masa kehamilan juga dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya perkembangan bakteri di area vagina yang lembabð sehingga risiko ibu hamil terkena infeksi saluran kencing jadi meningkat.
Apa saja tips untuk mengatasi infeksi saluran kemih?
ð«§Menjaga kebersihan kelamin
Cara yang tepat untuk membersihkan area intim adalahh melalui gerakan dari depan ke belakang dan menggunakan tisu toiletð§» untuk menjaga kekeringan vagina. Selain itu, disarankan juga untuk mengenakan celana dalam berbahan katun dan secara teratur menggantinya untuk menjaga agar vagina tidak lembab.
ð ð»ââïžTidak menunda kencing
Ibu hamil tidak boleh menahan kencing dan saat kencing juga harus tuntasâ agar tidak ada penumpukan bakteri yang menyebabkan infeksi.
âïžPerbanyak nutrisi
Mengonsumsi makanan bernutrisi, terutama vitamin Cð, zinc, dan karoten, dapat bermanfaat dalam mendukung peningkatan daya tahan tubuh dan membantu melawan infeksi.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

