Sering Cegukan saat Hamil?
é²èЧ
2,721
Selama masa kehamilan, banyak perubahan yang dialami oleh tubuh seorang wanita. Salah satu pengalaman yang cukup umum, meskipun mungkin terasa tidak biasa, adalah mengalami cegukan. Ibu hamilð€° cukup sering merasa khawatir apakah hal ini wajar atau tidak. Apa saja penyebab cegukan ketika hamil dan cara mengatasinya?
Ibu hamil sering cegukan?
âApakah wajar ibu hamil jadi sering cegukan?
Wajar jika seorang ibu hamil sering mengalami cegukan, tetapi jika cegukan terus berlanjut selama beberapa hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokterð¥.
âïžMengapa ibu hamil jadi sering cegukan?
Ibu hamil mengalami cegukan lebih sering karena terjadi perubahan pada kondisi diafragma akibat tekanan dari pertumbuhan janinð¶ dan perubahan oksigen.
Apa saja faktor yang menyebabkan cegukan?
ð¡ïžSuhu tubuh yang berubah
Mengonsumsi makanan𥣠dan minuman yang memiliki suhu berbeda dapat menyebabkan timbulnya cegukan.
ðœïžMakan terburu-buru
Apabila ibu hamilð€° makan dengan terburu-buru, oksigen akan masuk dengan cepat ke paru-paru yang kemudian memengaruhi diafragma, dan menyebabkan timbulnya cegukan pada ibu hamil.
ð¥€Kurang minum air
Selama kehamilan, tubuh membutuhkan lebih banyak cairan untuk mendukung aliran darah dan oksigenð yang lancar. Ketika ibu hamil kekurangan cairan, tidak semua makanan yang dikonsumsi dapat mencapai perut, sehingga dapat menyebabkan terjadinya cegukan.
ðMakan dengan porsi berlebihan
Makan dalam jumlah porsi berlebihan saat hamil dapat mengakibatkan makanan terjebak di dalam diafragma, yang bisa menyebabkan timbulnya cegukan.
ð¶ïžMengonsumsi makanan pedas
Ketika sedang memasak makanan pedas, ibu hamil dapat mengalami cegukan karena penggunaan bumbu pedas. Selain itu, saat mengonsumsi makanan pedasð¥µ, seseorang cenderung mengambil napas lebih dalam untuk meredakan rasa pedas, yang dapat memengaruhi diafragma yang menyebabkan cegukan.
Bagaimana cara mengatasinya?
ð«Tahan nafas
Salah satu cara untuk mengatasi cegukan adalah dengan menahan nafas beberapa detik untuk mengatur jumlah oksigenð¬ïž yang masuk ke diafragma, yang juga dapat mengurangi tekanan pada diafragma.
ðMinum air lemon
Mengonsumsi air lemon dapat membantu menstabilkan diafragma dan membuat cegukan dapat teratasi.
ð¥Perbanyak air putih
Meminum air putihðŠ perlahan dapat menghentikan cegukan dengan mengembalikan kestabilan dan bentuk dari diafragma.
ðMenekan hidung dan ditahan
Teknik mengatasi cegukan lainnya adalah dengan menutup satu lubang hidung dan bernapas melalui lubang hidung yang lainnya dengan mulut tertutup rapat. Pastikan oksigen tidak masuk melalui hidung dan mulutð, dan lakukan teknik ini selama satu menit hingga cegukan berhenti.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

