Cara Si Kecil Lepas dari Benda Kesayangan!
é²èЧ
671
Sudah menjadi pemandangan umum saat si kecil selalu membawa barang kesayangannya ke mana-mana. Benda tersebut biasanya berupa bonekað§ž, guling, maupun mainan kesukaannya. Bahkan, terkadang karena terlalu suka, anak harus tidur bersama benda tersebut dan jika tidak, anak akan mulai merengek. Apakah hal ini wajar? Mari kita bahas.
Apakah hal ini wajar?
ðObjek transisional
Benda yang selalu si kecil ingin bawa kemanapun ia pergi merupakan sebuah objek transisional. Artinya, benda ini menjembatani antara benda yang ia suka dan lingkungan yang baru ditemui. Benda kesayangan ini akan membuat ia merasa tenangð saat berada di lingkungan yang dirasa asing oleh anak dan hal ini merupakan hal yang wajar.
ð§ð»Usia 2 hingga 5 tahun
Kebiasaan membawa barang kesayangan pada anak biasanya dimulai saat si kecil berusia 2 tahun. Di usia ini, anak mulai lebih mandiri dan ingin mengetahui lingkunganð¡ sekitar sambil membawa benda kesayangan agar merasa aman. Pada usia hingga 5 tahun, anak akan mulai meninggalkan benda tersebut.
Kapan orang tua harus merasa khawatir?
ðAnak hanya fokus pada benda kesayangan
Benda kesayangan memang menyenangkan untuk dipeluk dan dibawa main. Namun, jika anak hanya memainkan itu saja dan tidak menyentuh mainan lainnya, orang tua hendaknya mencari tahuð€ alasan atas perilaku anak tersebut. Tidak hanya itu, jika anak tidak ingin keluar rumah dan bermain dengan orang lain, hendaknya orang tua segera introspeksi terkait pengasuhan anak.
âïžGangguan berbahasa
Saat anak hanya bermain dengan benda yang ia suka, ia akan merasa mempunyai otoritas tertentu dan bersikap mandiri. Namun, jika hal ini membuat perkembangan bahasa si kecil menjadi lebih lambat, orang tuaðšâð©âð§ harus mewaspadainya.
Bagaimana cara membatasinya?
ð ââïžTidak memaksa
Paksaan bukan suatu cara agar anak dapat meninggalkan barang kesayangannya. Berikan pengertian pada si kecil agar benda tersebut tetap di rumah agar tidak hilang ataupun kotor saat pergi ke luar rumah. Membatasi waktu bermain dengan barang tersebut juga dapat dilakukan seperti hanya boleh dibawa saat tidurð maupun saat di rumah saja.
ðšMemberi kesibukan lain untuk si kecil
Agar si kecil tidak terlalu fokus dan memikirkan benda kesayangannya, ajak ia untuk melakukan aktivitas lain, seperti melakukan permainan dengan orang tua, menggambar, mewarnaiðïž, dan sebagainya. Selain itu, orang tua juga dapat mencoba memberikan benda lain yang mungkin dapatt menarik perhatian si kecil.
ð¥Meletakkan benda kesayangan di tempat khusus
Saat anak bermain di luar maupun di dalam rumah dengan orang lain, orang tua dapat meletakkan benda tersebut dengan aman agar tidak hilang. Contohnya seperti menaruh selimut kesayangan anak di tempat khusus saat anak bermain agar anak bisa terlepas dari benda tersebut untuk sementara waktuâ³.

Baby Billyã¢ããªãããŠã³ããŒãã ããã«å€ãã®ã³ã³ãã³ããã芧ãã ãã

