Baby Image

베이비빌리 앱에서 더 많은 베동글을 볼 수 있어요!

자유 베동

/ 자유주제

Grow in love, meskipun banyak cemasnya. #kisahtakterlupakan

Grow in love, meskipun banyak cemasnya. #kisahtakterlupakan

Aku dan suami memang dari awal setuju untuk menunda mempunyai buah hati. Banyak hal yang dipertimbangkan, salah satunya adalah finansial. Alasan lainnya adalah ingin menikmati masa berdua saja. Namun, hari demi hari orang mulai bertanya, "Kapan punya anak?!?" Dari pada menjelaskan panjang lebar menunda anak, kami memilih menjawab "Doain saja." Setahun setengah berlalu, pertanyaan "Kapan punya anak?!" Malah datang dari mertuaku--mungkin dia sudah capek juga membalas pertanyaan keluarga besarnya dengan jawaban "Dapet beasiswa, jadi belajar dulu setahun kasian kalau punya anak, mana jauh dirantau cuma berdua". Awalnya biasa saja makin kesini menjadi mendesak dan akhirnya merasa sesak. Setiap ada kumpul keluarga suami, aku selalu diintimidasi dengan pertanyaan dan pernyataan. "Ko belum hamil? Udah cek belum ke dokter? Kamu sama adekmu juga jaraknya jauh, ya? Kayaknya turunan susah anak dari keluarga kamu, yah? "Belum juga punya anak tapi badannya udah lebar." Dan banyak lagi pertanyaan yang bikin geram. Meskipun begitu, hal yang paling aku syukuri adalah suami tidak pernah ikut memaksa dan terdoktrin keluarganya bahwa aku ada masalah. Janjiku pada suami ternyata Allah kabulkan tepat setelah beres kuliah. Awalnya badan terasa sakit seperti remaja jompo pada umumnya (masuk angin). Namun, di sisi lain ini seperti gejala mau mens. Aku memutuskan untuk melakukan ritual bulanan untuk memperlancar darah haid, yakni makan bakso yang misdaseum (amis,lada, haseum) kalau kata orang Sunda tuh. Besoknya benar terjadi, ada flek seperti haid hari pertama. Hari berikutnya masih sedikit darah yang keluar. Aku anggap biasa saja dan mungkin nanti hari ketiga darah akan keluar banyak. Namun, hari ketiga pembalut sangat bersih, tidak ada darah setetespun. Hari keempat juga ternyata tidak ada darah yang keluar. Aku bercerita kepada suami. "Yaang, aku sakit badan terus, udah ngebaso plus minum soda juga, tapi kenapa ya darahnya yang keluar dikit terus udah dua hari ini ilang. Padahal bisanya ampuh langsung keluar banyak si darahnya" suami dengan nada ngejek "Ah hamil itu mah" 😂 "Apaan orang bulan lalu aja kamu bilang gitu aku udah testpack, tapi garis satu. Masuk angin kayak biasanya kali ya" suami cuma jawab "iya mereun (iya kali ya)" sambil nada ngejek. "Ah, hamil itu mah" Terngiang-ngiang terus. Akhirnya aku searching tanda kehamilan dan malah bikin nambah kepikiran. Ternyata flek yang timbul dan hilang bisa jadi tanda kehamilan.😭 Jam 2 selepas solat iseng tes dan ternyata garis 2😭 jam set 5 coba tes lagi dan masih garis dua. Diri ini masih belum berterima kalau beneran hamil karena dua minggu lalu sempet diskusi sama suami kalau ingin mulai hamil di awal 2024 aja karena ngerasa mental belum siap. Hasil testpack tadi aku taruh di atas kulkas. Suami bangun dan minum air galon di sebelah kulkas. Sembari ngumpulin nyawa dia melirik garis dua dan kaget. "Ayang?!! Ini ayang tes? Ayang hamil?!" Aku cuma jawab "gatau aku belum yakin nanti mau tes lagi seminggu lagi". Suami menghampiri aku dan memeluk, "Jangan bilang gitu. Ini rezeki Alhamdulillah." Aku cuma bisa nahan nangis karena merasa belum siap jadi ibu. Setelah kami solat subuh suami memeluk sambil bilang "Ayang, tau ga tadi aku nangis sambil jebur-jebur. Aku ngerasa terharu banget. Tapi sedih juga soalnya kalau di sinetron-sinetron nangisnya di bawah shower. Ini aku pake gayung jebur-jebur sambil nangis."🤣 Aku tertawa, tapi masih bingung harus berkata-kata apa lagi. Aku mulai berterima bahwa aku memang hamil ketika sudah tes lagi dan hasilnya masih garis dua. Akhirnya memutuskan USG dan ternyata benar ada janin di dalam rahimku. USG selanjutnya janinnya mulai berbentuk seperti bayi. Mataku berkaca-kaca dan merasa ditampar bulak-balik karena terlalu lama menyadari bahwa itu adalah anugerah yang harus disyukuri. Di rumah suami bilang "Sebetulnya aku tuh gak pengen-pengen amat nunda punya anak, aku juga di kantor selalu diledekin temen-temen soalnya belum punya anak. Tapi itu ga jadi masalah soalnya aku menghargai keputusan kamu dan menyadari juga finansial kita belum cukup. Sekarang juga memang kita masih serba pas. Aku tau kamu pasti khawatir takut gak bisa ngasih yang terbaik buat si Dede, tapi si Dede juga rezeki yang Allah kasih. Kita jaga dan usahin bareng-bareng yah!" Aku kira dia cuma ngomong doang. Ternyata dia beneran nyari kerja tambahan jadi pelatih. Dia juga selalu dampingin aku dan ikut belajar bareng untuk jadi orang tua yang baik itu seperti apa. Kalau ada webinar gratis pasti kita berdua saling kirim info di media sosial dan pasti ikut untuk menambah ilmu tentang kehamilan, persalinan, menyusui, dan parenting. Sebagai calon orang tua baru kami benar-benar banyak cemasnya, tapi kami percaya kalau terus belajar bareng pasti bisa menjadi orang tua yang tangguh dan bertanggung jawab agar kelak anak tidak merasakan hal yang tidak enak yang dialami orang tuanya dulu. Terima kasih suami❤️ Mari terus bertumbuh dengan penuh cinta. Selama kamu dipihakku, aku akan baik saja. I Love You!🥺❤️ Semoga bunda, ayah, dan Dede bayi yang baca sehat selalu dan diberi banyak limpahan rezeki. Mimoy Ben (saat ini hamil 26 minggu) #kisahtakterlupakan

댓글

3

  1. Sama bun, aku jg nunda gak mau langsung hamil stlh nikah..dan pasti ada aja yg ngomongin di blkng krn gak hamil2 😀 pdhl kan tiap orang punya planning...

  2. MasyaAllah ❤️ Sehat2 ya bun 💕💕

    1. subcomment icon

      Iyaa Bun makasih🥺 Alhamdulillah anak benar-benar mendatangkan rezeki. Alhamdulillah keterima kerja berkat Dede utun🥺

자유 베동 베동 전체글

함께 많이 본 베동글

Baby Image

베이비빌리 앱 다운로드받고 다른 엄빠들이 작성한 다양한 고민&꿀팁글을 구경해보세요

주식회사 빌리지베이비

대표이사 이정윤

통신판매업신고번호

|

사업자등록번호 581-88-01277

|

서울특별시 영등포구 의사당대로 83, 오투타워 4층

|

|

Language

Copyright Baby Billy. All rights reserved.