Tingkat risiko keguguran sesuai usia kehamilan!
์กฐํ
10,556
Ibu hamil๐คฐ memiliki tingkat risiko keguguran yang terus berubah tiap minggunya. Keguguran merupakan kehilangan janin๐ถ yang terjadi sebelum usia kehamilan 20 minggu. Berikut bahasan persentase risiko keguguran yang dilansir dari theAsianparent Indonesia.
Berdasarkan usia kehamilan, sebesar apa tingkat persentase risiko kegugurannya?
โ๏ธUsia kehamilan 3-4 minggu
Pada saat ini, tingkat persentase risiko keguguran adalah sebesar 50-75 persen. Pada saat ini, terjadi implantasi yang merupakan proses menempelnya sel telur๐ฅ di dinding rahim sesudah haid terakhir.
โจUsia kehamilan 5 minggu
Risiko keguguran pada usia kehamilan saat ini berbeda-beda tergantung dengan kondisi janin๐ถ dan ibu. Tingkat persentasenya adalah sebesar 21,3 persen.
๐Usia kehamilan 6-7 minggu
Risiko keguguran saat ini adalah sebesar 5 persen. Saat ini, melalui pemeriksaan, detak jantungโค๏ธ janin juga telah dapat dideteksi.
โน๏ธUsia kehamilan 8-13 minggu
Pada usia kehamilan ini, tingkat persentase risiko keguguran semakin turun. Persentase risikoโก keguguran saat ini adalah sebesar 2 hingga 4 persen.
โจUsia kehamilan 14-20 minggu
Di usia kehamilan saat ini, tingkat risiko kegugurannya hanya sekitar 1 persen. Ke depannya, kehamilan akan lebih kuat dan stabil sampai hari perkiraan lahir๐คฑ.
Lalu berdasarkan usia ibu, berapakah tingkat risiko kegugurannya?
Berdasarkan usia ibu, tingkat risiko kegugurannya juga berbeda. Usia 20-30 tahun adalah sekitar 9-17%, usia 35 tahun 20%, 40 tahun 40%, dan 45 tahun adalah 80%. Tetapi, hal lain seperti riwayat medis๐ฅ, pola hidup juga dapat mempengaruhi besar kecilnya persentase tersebut.
Seberapa banyak keguguran terjadi?
Berdasarkan penelitian, pada trimester kedua kehamilan, tepatnya di antara minggu ketiga belas dan sembilan belas, terjadi sekitar 15% keguguran. Keguguran yang terjadi sesudah minggu ke-20 kehamilan tidak dimasukkanโ๐ป ke dalam perhitungan statistik keguguran.

๋ฒ ์ด๋น๋น๋ฆฌ ์ฑ ๋ค์ด๋ก๋๋ฐ๊ณ ๋ ๋ค์ํ ์ฝํ ์ธ ๊ธ์ ๊ตฌ๊ฒฝํด๋ณด์ธ์

