Bayi tidak mau dekat dengan ibunya!
์กฐํ
2,448
Ibu dan bayi seharusnya memang memiliki ikatan batin yang kuat dibandingkan dengan orang lain. Namun, tahukah Anda, bahwa ada bayi๐ถ yang justru tidak mau dekat dengan ibunya? Jika terjadi hal ini, maka kemungkinan ia mengalami kondisi RAD atau reactive attachment disorder. Apa itu dan bagaimana mengatasinya?
Mengenal lebih dalam Reactive Attachment Disorder

โ๐ปApa yang dimaksud dengan Reactive Attachment Disorder?
RAD merupakan kondisi yang terjadi karena seorang anak biasa diabaikan secara fisik atau emosional, atau telah menjadi yatim piatu sejak kecil. Karena dirinya sering ditelantarkan, bayi menjadi anak yang senang mencari perhatian atau malah menghindari hubungan๐ญ dengan orang lain yang akan terus terjadi sampai anak tumbuh dewasa.
๐Tanda-tanda dari RAD yang dapat diamati semenjak bayi
Bayi yang mengalami RAD memiliki gejala menarik diri, tidak mengangkat tangannya ketika akan digendong, terlihat tidak bersemangat, tidak tersenyum, dan tidak tertarik pada permainan๐. Sedangkan tanda GAD pada anak yang lebih besar, menghindari percakapan maupun dukungan dari orang lain, menunjukkan tindakan agresif pada teman sebaya, atau canggung ketika berkumpul dengan orang lain.
Perilaku yang dapat muncul apabila RAD tidak ditangani dan cara penanganan RAD

๐กPerilaku Inhibited dan Disinhibited
Perilaku inhibited diantaranya anak tidak mau dibuat nyaman, tidak mau dibantu, memperlihatkan emosi๐ yang terbatas dan menghindari hubungan dengan orang lain. Sedangkan perilaku disinhibited yaitu, anak terlalu sering meminta bantuan, mencari perhatian bahkan pada orang asing, dan memiliki perilaku kekanak-kanakan.
๐ฅCara menangani RAD
Anda harus membawa anak ke psikiater๐ฉโ๏ธ guna memperoleh diagnosa secara tepat. Apabila anak didiagnosis mengalami RAD, maka anak akan mengikuti perawatan guna meningkatkan bonding dengan ibunya.
Sedangkan untuk anak yang usianya telah cukup besar, dan mempunyai kondisi medis tertentu ataupun kecemasan, biasanya dokter akan meresepkan obat๐ yang perlu dikonsumsi secara rutin.

๋ฒ ์ด๋น๋น๋ฆฌ ์ฑ ๋ค์ด๋ก๋๋ฐ๊ณ ๋ ๋ค์ํ ์ฝํ ์ธ ๊ธ์ ๊ตฌ๊ฒฝํด๋ณด์ธ์

