Si Kecil Mengisap Jempolnya Terus!
์กฐํ
2,367
Beberapa bayi mengisap jempolnya ketika mereka merasa lapar. Mereka juga merasa nyaman ketika mengisap jempol๐๐ป mereka. Namun, jika kebiasaan mengisap jempol ini terbawa terus-menerus, maka dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, lho! Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Dampak negatif mengisap jempol
๐ฆ Penyebaran bakteri
Memegang mainan๐งธ atau barang lain lalu memasukkan jarinya ke dalam mulut ketika si kecil berada di luar rumah misalnya di TK, tentunya dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri yang membuat si kecil rentan sakit.
๐ฉนMengalami infeksi
Bakteri yang terdapat di dalam mulut dapat masuk ke dalam kulit dan membuat infeksi. Jempol anak dapat membengkak, memerah, dan sakit saat disentuh sehingga memerlukan penanganan dokter๐ฉโ๏ธ untuk mengeluarkan nanah dengan jarum bersih.
๐ฆทGigi anak menjadi tonggos
Gigi tonggos merupakan salah satu akibat dari kebiasaan anak yang sering mengisap jempol. Mengisap jempol terus-menerus dapat membuat gigi depan bagian atas anak menjadi tidak rata dan tonggos๐ค.
Cara menghilangkan kebiasaan mengisap jempol pada anak
๐Mengalihkan perhatian anak
Anda dapat mencoba mengalihkan perhatian anak dari mengisap jempol dengan memberikan permainan yang memerlukan kerja jari-jarinya. Contohnya, dengan mengajari bahasa isyarat untuk bayi๐ถ๐ป. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan kosa kata anak dan cara tambahan dalam mengekspresikan diri.
โจMenunjukkan akibat
Untuk anak yang sudah berumur lebih tua๐จ๐ฉ๐ง, Anda dapat memperlihatkan gambar gigi tonggos untuk membantu menjelaskan akibat yang dapat terjadi jika ia terus-menerus mengisap jempolnya.
๐ฅฃPerhatikan saat anak terlihat lapar
Apabila anak sering terlihat mengisap jempol beberapa jam sesudah jam makan terakhir bisa jadi ia merasa lapar. Anda dapat memberikannya makan๐ฒ untuk membantu meredakan kebiasaan mengisap jempolnya.

๋ฒ ์ด๋น๋น๋ฆฌ ์ฑ ๋ค์ด๋ก๋๋ฐ๊ณ ๋ ๋ค์ํ ์ฝํ ์ธ ๊ธ์ ๊ตฌ๊ฒฝํด๋ณด์ธ์

