Apa saja ciri air ketuban merembes?
āļĢāļąāļāļāļĄ
18,297
ðAir ketuban sangatlah penting bagi janin. Air ketuban memiliki berbagai fungsi dan terkadang dapat pecah lebih awal yang sering disebut dengan istilah ketuban pecah dini.
Ciri-ciri air ketuban merembes

âïļTidak berwarna atau bening
Cairan ketuban umumnya bening, tapi bisa juga berwarna merah mudaðš disertai garis darah. Selain itu, cairan ketuban juga tidak memiliki bau. Walaupun beberapa ibu hamil mengatakan mereka mencium bau manis seperti klorin.
ðΰBiasanya terjadi saat hamil tua
Biasanya cairan ketuban merembes saat hamil tua. Cairan ketuban merembes ketika waktu persalinan sudah makin dekat.âēïļ
ðRembesan tidak deras
Saat cairan ketuban merembes pada titik yang lebih tinggi di dalam rahim, makan cairan ketuban akan menetesâĻ di antara lapisan rahim dan kantung, karena itu rembesannya tidak terlalu deras.
âđïļPerut terasa kencang
Saat air ketuban merembes, biasanya perut ibu hamil terasa kencang. Akan terasa seperti ada gelembung pecahð, walaupun tidak ada kontraksi.
Cara mencegah agar air ketuban tidak merembes

ðïļIstirahat total
Biasanya pada akhir trimester kedua atau awal trimester ketiga kehamilan, ibu hamilðΰ disarankan untuk beristirahat total untuk menjaga janinnya. Mintalah bantuan pada pasangan Anda untuk melakukan pekerjaan rumah tangga maupun hal lain yang dirasa berat.
ðķâïļLakukan gaya hidup sehat
Untuk mencegah supaya air ketuban tidak merembes, ibu hamil dapat melakukan pola hidup yang sehat. Makanðē secara teratur, makan makanan bergizi, rutin berolahraga, dan pastikan tubuh selalu terhidrasi dengan baik.ð
ðð―Hindari berhubungan seksual
Ada beberapa ibu hamil yang memiliki mulut rahim yang lemah. Pada kondisi ini, sebaiknya ibu hamil menghindari berhubungan seksual.âĪïļ

āļāļēāļ§āļāđāđāļŦāļĨāļāđāļāļ Baby Billy āđāļĨāļ° āļāļāļāļąāļāļāļāļāļ§āļēāļĄāļāļĩāđāļĄāļĩāđāļāļ·āđāļāļŦāļēāļŦāļĨāļēāļāļŦāļĨāļēāļĒāļĄāļēāļāļāļķāđāļ

