Apa saja tahapan proses persalinan?
āļĢāļąāļāļāļĄ
15,814
Proses persalinan adalah proses yang ditunggu-tunggu oleh seluruh ayah ibu di dunia. Pastinya ayah dan ibuðð― sudah tidak sabar untuk bertemu dan memegang langsung bayi yang dikandung selama ini.
Mengenal tahapan-tahapan proses persalinan
ðProses persalinan memiliki berapa tahapan?
Proses persalinan memiliki 3 tahapan. Tahap pertama yaitu waktu persalinan hingga leher rahim atau serviks melebar 10 cm. Tahap kedua, dari sesudah serviks melebar 10 cm hingga bayiðķ dilahirkan. Tahap terakhir merupakan tahapan pengeluaran plasenta.
ðApakah sudah harus ke rumah sakit begitu tahap pembukaan terjadi?
Pada tahapan pertama ini, ibu hamil belum perlu untuk pergi ke rumah sakitðĨ. Ibu hamil dapat melakukan aktivitas sederhana seperti mengecek kembali tas yang akan dibawa ke rumah sakit, maupun mencoba untuk tidur.
Lakukan hal ini sebagai persiapan emosi!
âðŧTuliskan berbagai kecemasan yang Anda rasakan
Anda dapat menuliskan berbagai kecemasan yang Anda rasakan. Kemudian, tuliskan kembali sambil menyebutkan kecemasan tersebut dalam bentuk yang positif. Contohnya, âsifatku yang kuat selama ini akan membantuku menghadapi persalinan dengan baikðâ.
ðMengatakan sifat positif diri
Anda dapat membuat diri Anda untuk merasa lebih kuat dengan mencoba menyebutkan hal-hal positifâĻ dari diri Anda. Contohnya, âaku adalah orang yang kuat, aku yakin bisa melahirkan dengan lancarâ.
Simak penjelasan selengkapnya berikut ini!
âïļTahapan pertama, pembukaan
Jika Anda hamil untuk pertama kalinya, maka waktu pembukaan umumnya memakan waktu dua belas sampai empat belas jam. Namun, jika saat ini bukan merupakan kehamilanðΰ pertama Anda, waktu pembukaan hanya memakan waktu enam sampai sepuluh jam saja.
âĄTahapan kedua, bayi semakin dekat dengan jalan lahir
Pada tahapan kedua ini, serviks yang tadinya hanya membuka 3 cm akan terus melebar sampai 7 cm. Nah, inilah saatnya ibu hamil untuk pergi ke rumah sakitðĐââïļ untuk bersiap melahirkan.
Pada tahapan kedua ini, ibu hamil sudah mulai merasakan kontraksi pada perut yang semakin intens. Biasanya ibu hamil akan merasakan mulas tiap 2 menit sekali. Ibu hamil dapat mencoba teknik pernapasanðŽïļ untuk merelaksasikan diri di tengah kontraksi.
âĻTahapan ketiga, pengeluaran plasenta
Pada tahapan ini, ibu hamil telah siap untuk melahirkan. Pembukaan leher rahim akan terus melebar sampai 10 cm. Pada tahapan terakhir ini, ibu hamil akan mengalami kontraksi yang amat kuat dan ingin mengejanð.
Kelahiran bayi dan plasenta terjadi bersama-sama. Hal ini karena plasenta menempel di perut bayi. Biasanya darah sebanyak 100 hingga 200 cc akan ikut keluar bersama plasenta. Jangan khawatir, suster akan segera membersihkan darah dari tubuh bayi sebelum diserahkan kepada ibuðĪą.

āļāļēāļ§āļāđāđāļŦāļĨāļāđāļāļ Baby Billy āđāļĨāļ° āļāļāļāļąāļāļāļāļāļ§āļēāļĄāļāļĩāđāļĄāļĩāđāļāļ·āđāļāļŦāļēāļŦāļĨāļēāļāļŦāļĨāļēāļĒāļĄāļēāļāļāļķāđāļ

