Si Kecil Sering Mimisan!
āļĢāļąāļāļāļĄ
1,949
Di dalam hidungð, terdapat banyak pembuluh darah yang rentan pecah. Karena itu, anak yang masih berusia balita sampai sekolah dasar lebih mudah untuk mimisan.
Apa saja penyebab anak mimisan?
ðïļAnak terlalu lelah
Anak-anak juga bisa merasa kelelahan dan stres. Hal ini dapat menyebabkan anak mengalami mimisanâĻ. Saat anak sedang stres atau lelah, maka pembuluh darah di dalam hidung juga melemah dan menjadi mudah untuk menegang yang menyebabkan terjadinya mimisan.
ðĪKebiasaan mengorek hidung
Kebiasaan mengorek hidung terlalu dalam dan sering dapat membuat mimisan. Alasannya, karena saat mengorek hidung, pembuluh darah di dalam hidung dapat dengan tidak sengaja robekð.
âïļSuhu terlalu panas atau kering
Suhu udara yang terlalu panas atau terlalu kering dapat membuat rongga hidung mengalami iritasiâĄ. Hal ini akan membuat anak menekan hidung dengan keras karena merasa tidak nyaman.
Tips cegah mimisan pada anak
âMemotong kuku anak
Pastikan agar kuku anak tidak terlalu panjang dan kotor. Hal ini untuk mencegahð kuku panjang anak tidak sengaja merobek pembuluh darah di dalam hidung saat ia tengah mengorek hidungnya.
ð§ðŧAjari anak untuk tidak memasukkan benda asing
Ajari anak untuk tidak memasukkan benda asing ke dalam hidung. Selain itu ajarkan pula untuk tidak menghembuskanðŽïļ napas terlalu kencang saat membuang ingusnya.
Cara mengatasi mimisan pada anak
ðĄHindari mendongakkan kepala!
Dudukkan anak sambil posisi kepala anak agak menunduk. Hindari posisi mendongakkan kepala atau bersandar untuk mencegah darah mengalirð ke tenggorokan.
ðTekan bagian hidung dengan perlahan
Tutup hidung anak dengan tisu sambil pencet bagian hidung anak yang lunak dengan perlahan selama kurang lebih 10 menitâēïļ. Kemudian lepaskan pencetan dan lihat apakah mimisan telah berhenti. Apabila belum berhenti, Anda dapat mengulangi kembali langkah ini.

āļāļēāļ§āļāđāđāļŦāļĨāļāđāļāļ Baby Billy āđāļĨāļ° āļāļāļāļąāļāļāļāļāļ§āļēāļĄāļāļĩāđāļĄāļĩāđāļāļ·āđāļāļŦāļēāļŦāļĨāļēāļāļŦāļĨāļēāļĒāļĄāļēāļāļāļķāđāļ

