Si Kecil Tidur dengan Mata Terbuka
āļĢāļąāļāļāļĄ
1,516
Tahukah Anda dengan kondisi yang disebut dengan nocturnal lagophthalmos? Kondisi ini adalah kondisi yang terjadi jika Anda atau si kecil tidur dengan mata setengah terbukað. Berbahayakah hal ini?
Penyebab dan berbahaya atau tidak?

ðĪPenyebab tidur dengan mata terbuka
Kelainan neuromuskular, cedera, stroke, kondisi autoimunâĻ seperti sindrom Gullain-Barré, kondisi kelumpuhan otot wajah atau bell's palsy merupakan beberapa penyebab yang dapat membuat tidur dengan mata terbuka.
ðApa saja gejala nocturnal lagophthalmos?
Gejala dari kondisi ini di antaranya, penglihatan kabur, mudah silauðĄ, mata merah, dan mata terasa panas atau perih. Selain itu, bisa juga terasa seperti ada yang menggesek mata.
ðApa kondisi ini berbahaya?
Jika kelopak mata tidak tertutup ketika sedang tidurðī, dapat membuat mata menjadi kering dan merah. Bila hal ini terjadi terus-menerus, maka mata bisa mengalami iritasi yang lama kelamaan bisa saja membahayakan penglihatan.
Bisakah kondisi ini diobati?

ðĨBerkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter
Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mataðĐâïļ jika Anda atau si kecil tidur dengan mata terbuka. Hal ini karena tidak semua kondisi tidur dengan mata terbuka merupakan gejala dari nocturnal lagophthalmos.
âïļPenutup mata
Memakai penutup mata saat tidur dapat membantu menahan agar mata tertutup ketika tidur. Selain penutup mata khusus tidur, Anda juga dapat mencoba menggunakan perekat mata (selotip medis) untuk menarik kelopak mata ke bawah agar terus tertutup rapat saat tidur.ðïļ
ðObat tetes mata
Jika mata terasa kering karena kondisi ini, maka biasanya dokter akan meresepkan obat tetes mata untuk menjaga kelembaban mata. Namun, hal ini tentunya harus dibawah pengawasan dokter.ð

āļāļēāļ§āļāđāđāļŦāļĨāļāđāļāļ Baby Billy āđāļĨāļ° āļāļāļāļąāļāļāļāļāļ§āļēāļĄāļāļĩāđāļĄāļĩāđāļāļ·āđāļāļŦāļēāļŦāļĨāļēāļāļŦāļĨāļēāļĒāļĄāļēāļāļāļķāđāļ

