Apa itu ADHD pada Anak?
āļĢāļąāļāļāļĄ
1,789
ADHD sering dikenal sebagai gangguan kondisi perkembangan saraf yang dialami oleh anak-anak. Pada anakðĶðŧ yang mengidap ADHD, gangguan terjadi pada perkembangan saraf yang mengakibatkan anak susah untuk melakukan proses bersosialisasi dan belajar.
Tanda-tanda anak mengidap ADHD
âïļKontrol emosi sulit
Anak dengan kondisi ADHD memiliki kesulitan untuk mengatasi emosi dan mengontrolnya. Anak dapat marah dan mengeluarkan emosinya di saat yang salah. Tidak hanya itu, kesulitan mengatur prioritas sosial yang harus ia lakukan seperti memutuskan hal apa yang harus dilakukan terlebih dahulu. Hal ini dapat menimbulkan masalah baik di rumah maupun di sekolahðŦ.
ðTugas tidak selesai dan sulit fokus
Anak yang mengidap ADHD cenderung memiliki banyak keingintahuan dan ingin mencoba banyak hal. Namun, saat ia melakukan suatu pekerjaan, pekerjaan tersebut tidak diselesaikan dan ia memilih untuk melakukan hal lainnya. Tak hanya itu, anak jadi sulit untuk fokus pada suatu hal. Contohnya saat mendengarð ia tidak dapat mengulang percakapan tersebut.
ð§ðŧFokus pada diri sendiri
Jika anak mengalami ADHD, anak cenderung kesusahan untuk mengetahui apa yang orang lain inginkan. Anak akan lebih asik bermainð§ļ dengan diri sendiri tanpa memedulikan orang lain.
ðSering melamun dan gelisah
Pengidap ADHD cenderung untuk tidak bisa diam dan selalu gelisah yang dapat dilihat melalui gerakan-gerakan yang dilakukan seperti berdiri atau berlarið. Akan tetapi, tidak semua anak dengan ADHD selalu membuat keributan. Ada anak pengidap ADHD yang justru pendiam dan melamun tanpa memedulikan sekitarnya.
Adakah cara menangani ADHD?
âðŧAnak tidak sering dituntut
Karena kondisinya, anak akan merasa kesulitan untuk bersosialisasi dan konsisten. Di dalam sekolah pun pasti terdapat perbedaan, baik perilaku maupun nilai pada mata pelajaranðŊ. Hal ini harus dipahami oleh orang lain terutama orang tua untuk tidak terlalu menuntut anak.
ðMencari kelebihan anak
Buah hati sering kali dikucilkan karena kondisinya. Salah satu cara membantu anak untuk membangkitkan semangatnyað adalah dengan mencari hal yang ia sukai dan menyemangatinya untuk terus menekuninya. Pemahaman bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan juga perlu diberikan agar anak tidak berkecil hati.
ðMemberitahu kondisi kepada anak
Saat anak mengetahui bahwa dirinya tidak bersalah atas segala kesulitan yang ia alami, maka anakðĻâðĐâð§ bisa mengerti penyebabnya dan juga dapat memulai berusaha untuk mengendalikan dirinya dalam melakukan suatu hal.
âïļBelajar konsekuensi
Orang tua hendaknya memberikan penjelasan pentingnya konsep konsekuensi pada segala hal yang anak lakukan. Jelaskan kepada anak secara perlahan dan bersikap tegas meskipun sebagai orang tua pasti lelah untuk melakukannya. Penjelasanð tentang konsekuensi tersebut bisa dilakukan secara verbal maupun secara tulisan.

āļāļēāļ§āļāđāđāļŦāļĨāļāđāļāļ Baby Billy āđāļĨāļ° āļāļāļāļąāļāļāļāļāļ§āļēāļĄāļāļĩāđāļĄāļĩāđāļāļ·āđāļāļŦāļēāļŦāļĨāļēāļāļŦāļĨāļēāļĒāļĄāļēāļāļāļķāđāļ

